NASIONAL
twitter facebook
Senin, 11 Juni 2012 | 13:20 WIB

Ruhut: Kebangetan Pindah ke NasDem

Oleh: Ajat M Fajar
Ruhut: Kebangetan Pindah ke NasDem
Ruhut Sitompul - inilah.com/Agus Priatna

INILAH.COM, Jakarta - Ketua Divisi Komunikasi dan Informatika Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat Ruhut Sitompul ogah pindah partai lagi. Partai Demokrat menjadi partai terakhirnya.

Sebelumnya, Ruhut merupakan kader Partai Golongan Karya (Golkar). Demokrat memang bukan partai pertama baginya, tetapi yang terakhir. "Oh Demokrat kau bukan yang pertama, tapi terakhir," kata Ruhut sambil bernyanyi di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Jakarta, Senin (11/6/2012).

Ruhut menyindir Partai Nasional Demokrat (NasDem) yang memodali para calon legislatif (caleg) uang Rp5 miliar sampai Rp10 miliar. Ia menilai modal yang diberikan partai kepada para caleg bisa menimbulkan beban.

Menurutnya, beban caleg jika terpilih yakni pengembalian modal uang yang sudah diberikan partai. "DPR baru, nanti namanya dewan perwakilan Surya Paloh dan Hary Tanoe," ucapnya.

Surya Paloh dan Hary Tanoe merupakan pengusaha media. Surya Paloh merupakan pimpinan organisasi masyarakat (ormas) Nasdem, sedangkan Hary Tanoe sebagai Ketua Dewan Pembina NasDem. "Kalau aku ditawarin tidak deh, mereka pengusaha pasti punya kredit di bank, asetnya jangan-jangan kredit," sindir Ruhut.

Ia menilai orang-orang yang mendaftar sebagai caleg di NasDem adalah politisi yang tidak laku, tidak ada partai yang mau mencalonkan. "Kalau Demokrat ada yang mau, itu kader yang kebablasan dan mungkin dia merasa tidak akan dicalonkan lagi karena banyak membela oknum-oknum yang korupsi," celoteh Ruhut. [bar]

Berita Terkait
Kembali ke atas