OLAHRAGA
twitter facebook
Senin, 9 Juli 2012 | 17:10 WIB

26 Pebulutangkis Lolos Audisi Djarum

Oleh:
26 Pebulutangkis Lolos Audisi Djarum
IST

INILAH.COM, Kudus - Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis Djarum yang berlangsung pada 6-8 Juli 2012 di GOR milik PB Djarum, Jati, Kudus telah menelurkan calon punggawa bulutangkis tanah air masa depan.

Warriors of Badminton yang berhasil lolos ke tahap akhir sebanyak 26 peserta, terdiri dari 12 putri dan 14 putra. Mereka akan menjalani masa karantina selama tujuh hari sejak 8-14 Juli mendatang di pusat pelatihan atlet PB Djarum Kudus.

Perjuangan selama tiga hari melelahkan terbayar saat nama mereka terpajang sebagai peserta yang lolos audisi. Seperti yang dirasakan oleh Andi Aldy Dzil Ikram Wisani, bocah kecil yang datang dari Watampone, Sulawesi Selatan. Senyum lebarnya ikut mewarnai suasana haru para calon pejuang 'Garuda' lainnya.

"Senang sekali. Perjalanan jauh untuk sampai ke sini akhirnya terbayarkan. Semoga lolos tahap karantina," ujar peserta yang baru berumur 13 tahun pada Mei lalu itu.

Sebelum akhirnya merengkuh bahagia mengantongi tiket menuju karantina, para peserta harus melewati empat tahapan audisi. Usai melakukan registrasi, peserta menjalani tahap pertama audisi yang dimulai pada Jumat (6/7/12) dan diikiti 1038 peserta dari berbagai penjuru tanah air.

Di tahap awal ini, seluruh peserta harus menunjukkan kepiawaiannya dalam teknik dasar bermain bulutangkis. Selama 10 menit, kualitas dari teknik pukulan serta foot work menjadi penentu langkah para peserta ke babak berikutnya. Sebanyak 303 peserta lolos ke tahap kedua.

Sebelum akhirnya 109 nama dinyatakan lolos tahap ketiga, masih dengan penilaian yang sama di tahap kedua ini waktu yang diberikan lebih panjang yaitu selama 15 menit.

Tak berhenti sampai di situ, di tahap ketiga peserta mulai bertarung dua game. Meski tak seperti pertandingan pada umumnya, di ajang pencarian bakat dan talenta pebulutangkis muda ini peserta tak harus melakoni rubber game seandainya perolehan poin 1-1.

Peserta akan diberikan dua kali kesempatan bertarung. Bukan lagi hanya sekedar mempertotonkan teknik dasar, tapi kali ini akan dilihat bagaimana daya juang, semangat, keinginan untuk menang dan bagaimana para peserta mampu mengatasi kesulitan di lapangan.

Tahap terakhir yang tak kalah menantang dan menguras energi adalah tes ketahanan fisik. Pada tahap ini, peserta disuguhi "beep" test, yakni berlari dari satu sisi ke sisi lain sesuai irama "beep" dari radio.

Semakin lama, irama "beep" akan semakin cepat. Lintasan yang harus dilalui sepanjang 20 meter. Dengan begitu akan terlihat ketahanan fisik peserta. Dari 26 peserta tes fisik, semuanya dipastikan berhasil mengantongi tiket masuk karantina calon atlet PB Djarum Kudus.[yob]

Berita Terkait
Kembali ke atas