INILAHKORAN.COM - HUKUM DAN KRIMINALITAS
twitter facebook
Kamis, 26 Juli 2012 | 20:40 WIB

Edarkan Dextro, 2 Pemuda Terancam 15 Tahun Penjara

Oleh: Ibnu Saechu
Edarkan Dextro, 2 Pemuda Terancam 15 Tahun Penjara
Kedapatan mengedarkan pil dextro dan Trihexyphenidyl, dua pemuda di Cirebon yakni Yus (26) dan And (16), ditangkap aparat kepolisian setempat. - inilah.com/Andriansyah

INILAH.COM, Cirebon - Kedapatan mengedarkan pil dextro dan Trihexyphenidyl, dua pemuda di Cirebon yakni Yus (26) dan And (16), ditangkap aparat kepolisian setempat. Kedua warga Desa Mundu Mesigit Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon ini biasa memasok dextro untuk para penikmatnya di desa setempat.

Informasi yang berhasil dihimpun, penangkapan keduanya berawal dari laporan masyarakat mengenai banyaknya transaksi pil Dextro dan Trihexyphenidyl di daerah setempat. Kedua jenis obat yang sebenarnya bebas dijual di pasaran ini diduga disalahgunakan untuk bermabuk-mabukan. Para penikmatnya rata-rata remaja dan orang dewasa.

Setelah melakukan penyelidikan petugas Polsek Mundu bekerja sama dengan Satuan Reserse Narkoba Polres Cirebon akhirnya berhasil meringkus dua pengedarnya.

Dari tangan Yus, petugas berhasil menyita 480 butir pil Dextro, 29 butir pil Trihexyphenidyl dan uang hasil penjualan Rp107 ribu. Sedangkan dari pelaku And, petugas menyita 1.060 butir pil Dextro, 99 butir pil Trihexyphenidyl dan uang hasil penjualan Rp16 ribu.

Kedua pelaku mengaku baru sekitar tiga bulan mengedarkan kedua jenis pil tersebut. Barang tersebut dibeli mereka dari Dir di Kesambi Kota Cirebon. Dalam sehari masing-masing pelaku bisa menjual habis satu box pil Dextro yang berisi 1.000 butir kepada konsumen di wilayah mundu.

Kapolres Cirebon, Ajun Komisaris Besar Hero Henrianto Bahtiar seperti disampaikan Kasat Narkoba Ajun Komisaris Hartono menjelaskan, penangkapan pelaku tersebut berawal saat pihaaknya mencurigai sejumlah pemuda bergerombol malam itu di daerah Mundu.

Kedua pelaku melanggar dijerat pasal 196 dan 197 Undang-undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman maksimal bisa mencapai 15 tahun.[ang]

Berita Terkait
Kembali ke atas