METROPOLITAN
twitter facebook
Senin, 30 Juli 2012 | 07:45 WIB

Pasar Senen Blok VI Siap Dibangun

Oleh: Wahyu Praditya Purnomo
Pasar Senen Blok VI Siap Dibangun
Ist

INILAH.COM, Jakarta - PD Pasar Jaya menegaskan pembangunan Pasar Senen Blok VI yang pernah terbakar beberapa waktu lalu telah siap dilakukan. Saat ini proses tahapan pembangunan sedang dipersiapkan dan diharapkan pelaksanaan tahapan pembangunan pasar tersebut bisa dilakukan usai Hari Raya Idul Fitri 1433 Hijriyah.

Humas PD Pasar Jaya Yohanes Daramonsidi, mengatakan dalam waktu dekat ini PD Pasar Jaya akan melakukan pembangunan Pasar Senen Blok VI, Jakarta Pusat. Proses persiapan untuk pembangunan sudah disiapkan, antara lain tempat penampungan sementara para pedagang yang masih berjualan di pasar yang pernah terbakar tersebut.

“Kami sudah siapkan tempat penampungan sementara para pedagang yang berjualan di Blok VI, adalah di Blok V dan di areal parkir Pasar Senen Blok VI. Kita berharap setelah Lebaran, para pedagang sudah bisa pindah ke tempat penampungan sementara. Jadi saat ini tahapan pelaksanaan pembangunan Pasar Senen Blok VI masih terus berproses,” kata Yohanes, Minggu (29/7).

Sosialisasi harga kios pun belum dapat dilaksanakan,lanjutnya, karena saat ini para pedagang menjalankan bulan puasa. Pihaknya tidak mau mengganggu kekhusukan pelaksanaan ibadah puasa di Kota Jakarta ini. Karena itu, untuk sosialisasi harga kios akan dilanjutkan juga usai Lebaran.

Seperti diketahui, pedagang di lokasi bekas kebakaran blok VI Pasar Senen, Jakarta Pusat (Jakpus) meminta Pemprov DKI Jakarta mempercepat pembangunan pasar yang ditempatinya. Alasannya kondisinya sangat memprihatinkan dan rawan roboh. Apalagi menurut hasil kajian bangunan bekas kebakaran tersebut tidak dapat bertahan lama.

Kondisi bangunan yang ditempati pedagang untuk berjualan juga memprihatinkan. Di mana sudah diberi tiang-tiang penyangga beton dan kalau hujan bocor, sehingga membuat kebingungan pedagang. Dalam kondisi tersebut, terpaksa pedagang tetap berjualan di lokasi tersebut, karena tidak punya tempat lain untuk berdagang.[dit]

Berita Terkait
Kembali ke atas