NASIONAL
twitter facebook
Kamis, 16 Agustus 2012 | 06:47 WIB

Kemenpan Gandeng ICW dalam Penerimaan CPNS

Oleh:
Kemenpan Gandeng ICW dalam Penerimaan CPNS

INILAH.COM, Jakarta - Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), Tasdik Kinanto, mengatakan pihaknya akan menggandeng lembaga swadaya masyarakat Indonesian Corruption Watch (ICW) dalam seleksi penerimaan CPNS 2012.

"ICW akan dilibatkan dalam pengawasan seleksi," ujar Tasdik di Jakarta, Rabu (16/8/2012). ICW, lanjut dia, akan dilibatkan di seluruh titik yang disinyalir rawan terhadap penyelewengan seleksi CPNS. Begitu juga dengan KPK, Kemenpan RB akan berkoordinasi dengan lembaga anti rasuah itu.

Pada tahun ini, Kemenpan RB menggandeng Kemendikbud melalui 10 perguruan tinggi dalam proses seleksi. Hal itu tertuang dalam nota kesepahaman yang ditandatangani pada hari ini. Dengan menggandeng perguruan tinggi, diharapkan proses seleksi dapat berlangsung bersih dari KKN dan bebas diskriminasi.

Sementara itu, ketua konsorsium perguruan tinggi yang juga Rektor UGM, Prof Dr Pratikno, mengatakan seleksi yang dilakukan pada tahun ini memang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. "Kalau dulu masyarakat tidak dilibatkan, sekarang dilibatkan. Tak hanya ICW, KPK bahkan kepolisian," ujar Pratikno.

Pratikno menjelaskan ini merupakan momentum yang bagus untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih. "Ini adalah satu poin kecil untuk memperbaiki SDM kita," tambah Pratikno.

Pada tahun ini sebanyak 23 kementerian dan lembaga serta 25 daerah membuka lowongan pada tahun ini. Lowongan yang tersedia lebih dari 14.000 CPNS.

Seleksi sendiri akan dilakukan serentak di seluruh Indonesia pada 8 September. Soal-soal CPNS juga diseragamkan seperti halnya SNMPTN.

10 perguruan tinggi yang terlibat dalam proses seleksi CPNS itu merupakan rekomendasi Kemendikbud. Perguruan tinggi itu berperan dalam pembuatan soal, pengawasan dan pemeriksaan.

Perguruan tinggi itu adalah Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Institut Pertanian Bogor, Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Airlangga, Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Sepuluh November, Universitas Hasannudin, Universitas Andalas, dan Universitas Sumatera Utara.[ANT]

Berita Terkait
Kembali ke atas