INILAHKORAN.COM - HUKUM DAN KRIMINALITAS
twitter facebook
Jumat, 14 September 2012 | 18:28 WIB

Buronan Tewas Ditembak Polisi di Cirebon

Oleh: Ghiok Riswoto & Muhamad Syahri
Buronan Tewas Ditembak Polisi di Cirebon
ilustrasi

INILAH.COM, Cirebon - Buronan kasus pencurian dengan kekerasan (curas) tewas seusai baku tembak dengan polisi di Cirebon, Jumat (14/9/2011).

Baku tembak dengan buronan di depan Kantor Pegadaian yang berjarak sekitar 50 meter dari Mapolres Cirebon, juga mengakibatkan seorang warga terkena peluru nyasar.

Buronan kasus curas tersebut tewas tak lama setelah terkena tembakan senjata petugas. Seorang pelajar sebuah SMK yang berada tak jauh dari lokasi juga jadi sasaran peluru nyasar yang mengenai bagian kakinya dan kini masih menjalani perawatan di rumah sakit Gunungjati Cirebon, Jumat (14/9/2012).

Berdasarkan informasi yang diperoleh, pagi itu tersangka yang dikabarkan bernama Bil menggunakan sebuah Daihatsu Terios nopol B1L berwarna putih. Dia parkir di Jalan Dewi Sartika, Sumber, Cirebon halaman Pegadaian untuk mengantarkan seorang perempuan.

Saat mobil sampai diparkiran, petugas langsung menyergap tersangka. Melihat ada polisi yang bakal menangkapnya, tersangka langsung kabur dengan mengendarai mobilnya. Petugas yang melihat gelagat tidak bagus, langsung mengacungkan senjata, tapi tersangka tetap tak menghiraukan. Takut buruannya kabur, polisi pun melepaskan tembakan, namun tersangka tetap tancap gas.

Rupanya peluru dari senjata polisi mengenai tubuh tersangka. Hanya berjarak 2 kilometer dari lokasi kejadian, tersangka tak kuat lagi dan menghentikan kendaraanya dan keluar dengan kondisi tubuh berlumuran darah. Setelah diamankan, polisi pun membawa pelaku ke rumah sakit tapi nyawa tersangka tak tertolong.

Kapolres Kabupaten Cirebon Ajun Komisaris Besar Hero Hendriarto Bachtiar melalui Kasatreskrim Ajun Komisaris Rohadi mengatakan anggota terpaksa melepas beberapa tembakan ke arah pelaku karena melakukan perlawanan.

Kemudian setelah beberapa jauh dari TKP, mobil yang dikemudikan pelaku berhenti dan tiba-tiba pintu pelaku terbuka dan terjatuh.

“Kami mendapat kabar dari anggota Polda Metro Jaya yang sedang mengejarnya. Kemudian, berdasarkan keterangan yang didapatkan, kami melihat pelaku tersebut dan berusaha mengamankan. Namun pelaku melawan,” tukasnya.[jul]

Berita Terkait
Kembali ke atas