INILAHKORAN.COM - EKONOMI
twitter facebook
Kamis, 20 September 2012 | 18:36 WIB

Investasi PLN DJBB Diperkirakan Rp2,1 Triliun

Oleh: Dadi Haryadi
Investasi PLN DJBB Diperkirakan Rp2,1 Triliun
PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat dan Banten (DJBB) memprediksi investasi selama 2012 akan mencapai Rp2,1 triliun. - istimewa

INILAH.COM, Bandung - PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat dan Banten (DJBB) memprediksi investasi selama 2012 akan mencapai Rp2,1 triliun. Nilai tersebut akan digunakan untuk mengakomodasi pertumbuhan pelanggan baru sektor industri, bisnis, dan rumah tangga.

"Investasi PT PLN DJBB pada tahun ini diperkirakan mencapai Rp2,1 triliun," ujar General Manager PT PLN DJBB Denny Pranoto kepada wartawan, Kamis (20/9/2012).

Dia menjelaskan nilai tersebut mengalami peningkatan dari investasi tahun sebelumnya yang di bawah Rp2 triliun. Selain investasi, pihaknya juga mendapat suntikan dari dari APBN senilai Rp100 miliar lebih. "Setiap tahun, dana investasi listrik bertambah sekitar 10% apalagi dana yang disiapkan selalu habis terserap," katanya.

Dia mengatakan investasi mengalami peningkatan karena kenaikan jumlah pelanggan dari sektor rumah tangga, bisnis, dan industri. Pada tahun ini pihaknya memprediksi terjadi penambahan 550.000 pelanggan rumah tangga. "Untuk jumlah pelanggan rumah tangga kami memprediksi akan mencapai 550.000 pelanggan. Sedangkan realisasi per Agustus sudah mencapai 400.000 pelanggan," bebernya.

Sementara itu, lanjutnya, pertumbuhan pelanggan baru juga bakal terjadi pada sektor bisnis dan industri. Peningkatan tersebut akan terjadi di kawasan industri Karawang, Bekasi, dan Purwakarta akibat alih lokasi industri otomotif, nikel, dan elektronik dari dari Thailand ke Indonesia. "Sektor industri menyerap listrik cukup besar. Terlebih industri juga diwajibkan melakukan pengolahan dibandingkan mengekspor barang mentah," jelasnya.

Pada tahun ini, katanya, konsumsi listrik dari pelanggan baru sektor industri diperkirakan naik sampai 500 megawatt hour (MWh). Jumlah tersebut dipastikan akan meningkat drastis pada 2013. "Diperkirakan pada 2013 akan terjadi peningkatan konsumsi listrik sekitar 10%. Namun, kami memastikan tidak akan terjadi kekurangan pasokan listrik," tegasnya.

Menurutnya, kapasitas PLN wilayah Jawa dan Bali masih tersisa sekitar 4.000-5.000 MWh. Jumlah tersebut bakal mencukupi kebutuhan listrik semua sektor. "Peningkatan konsumsi listrik di Jawa Barat dan Banten diharapkan meningkatkan pendapatan perusahaan," harapnya.

Untuk diketahui, pada semester 1/2012, PT PLN (Persero) Distribusi Jabar dan Banten mencatat kenaikan pendapatan Rp2,4 triliun dari Rp2,2 triliun di 2011.

Selama kuartal I 2012, konsumsi listrik di Jabar meningkat 11,21% dibandingkan periode yang sama tahun 2011. Konsumsi listrik di Jabar-Banten mencapai 14 juta megawatt hour dari konsumsi listrik periode yang sama tahun lalu sebesar 13,3 juta MWh.[jul]

Berita Terkait
Kembali ke atas