INILAHKORAN.COM - POLITIK DAN PEMERINTAHAN
twitter facebook
Rabu, 10 Oktober 2012 | 21:30 WIB

Dana Hibah Tak Masuk di APBD-P Kota Bandung

Oleh: Evi Damayanti
Dana Hibah Tak Masuk di APBD-P Kota Bandung
ilustrasi - inilah.com

INILAH.COM, Bandung - Wakil Ketua Pansus APBD Perubahan 2012 Riantono mengatakan pada rapat pengambilan keputusan dewan akan disampaikan rekomendasi terkait penerima hibah.

Selain itu, dewan meminta pemkot Bandung memberikan daftar terakhir penerima hibah yang secara aturan tidak memenuhi syarat pencairan agar bisa dilaihkan ke program priotas.

"Angka penyerapan dana hibah dari anggaran murni ini baru 65 persen lebih yang cair, 35 persennya belum cair," ujar Riantono saat akan menghadiri Rapat Paripurna Pengambilan Keputusan terhadap Raperda Perubahan APBD 2012 di ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Bandung Jalan Aceh, Rabu (10/10) petang.

Menurutnya, dari daftar tersebut, bisa diketahui mana dana hibah yang tidak cair serta alasan tidak cair. Apakah karena proses pencairannya atau persyaratan administrasinya yang tidak diselesaikan.

"Kalau tak bisa cair, bisa geser ke program prioritas lainnya, sehingga tidak ada anggaran yang tidak bisa dipakai," ucapnya.

Anggaran hibah pada 2012 di APBD murni sebesar Rp435 miliar. Penyerapannya masih sedikit, maka di APBD Perubahan tidak ada tambahan dana hibah.

Senada dengan Riantono, Pelaksana Harian Badan Anggaran DPRD Kota Bandung Tomtom Dabbul Qomar mengatakan dalam APBD Perubahan tak ada defisit.

Banggar dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Bandung menyepakati menghilangkan angka defisit yang awalnya muncul sebesar Rp543 miliar.
"Salah satunya tidak dianggarkannya bantuan sosial dan hibah dalam pos bantuan keuangan APBD Perubahan," ucap Tomtom, di tempat yang sama.

Bansos memang tidak diakomodir dalam APBD Perubahan, namun bantuan hibah tetap berpeluang untuk mendapatkan kavling dalam APBD Perubahan.

Menurut Tomtom, jenis bantuan keuangan yang dianggarkan dalam APBD Perubahan seperti Bantuan Wali Kota Khusus (Bawaku) tidak dimasukkan ke dalam pos dana hibah seperti biasa. "Dialokasikan langsung ke SKPD masing-masing sebagai program kegiatan SKPD, jadi tidak ada kode rekening khusus dana hibah dalam APBD Perubahan," tuturnya.[jul]

Berita Terkait
Kembali ke atas