NASIONAL
twitter facebook
Jumat, 16 November 2012 | 11:17 WIB

PAN Persilahkan Kader Yahudi Maju di Pileg 2014

Oleh: Ajat M Fajar
PAN Persilahkan Kader Yahudi Maju di Pileg 2014
ist

INILAH.COM, Jakarta - Partai Amanat Nasional (PAN) tidak mempermasalahkan adanya kader Yahudi yang mencalonkan diri sebagai calon legislatif (caleg) dari partai politik. Asalkan kader Yahudi itu sudah memiliki kriteria persyaratan untuk menjadi caleg.

Sekretaris Fraksi PAN di Dewan Perwakilan Rakyat Teguh Juwarni mengatakan setiap warna negara memiliki hak politik dipilih atau memilih. Bahkan jika warga negara tersebut sudah memiliki persyaratan caleg yang sudah ditentukan partai politik.

"Bila dia (kader Yahudi) WNI (warga negara Indonesia) dan memenuhi persyaratan seperti kelakuan baik, pendidikan cukup, sehat rohani dan ketentuan yang ada, maka yang bersangkutan berhak untuk menjadi caleg," ujar Teguh kepada INILAH.COM, Jumat (16/11/2012).

Menurutnya, jika persyaratan diatas sudah memenuhi, maka partai politik tidak bisa menahannya untuk tidak meloloskan kader Yahudi tersebut sebagai caleg. Nantinya yang akan menentukan kader Yahudi itu layak atau tidak duduk sebagai caleg adalah masyarakat yang memiliki hak pilih di Pemilihan Legislatif 2014.

"Karena pada akhirnya masyarakat yg akan menilai, kalau masyarakat setuju dan suka tentu akan dipilih. Begitu juga sebaliknya, bila masyarakat tidak setuju, maka tidak akan dipilih," imbuhnya

Sebelumnya, salah satunya kader Yahudi di Indonesia yakni Benjamin Ketang, pria yang pernah kuliah di Israel dan kader Yahudi di Indonesia berencana maju dalam Pemilihan Legislatif 2014.

"Mohon doa restu saya mau nyaleg DPR RI dari Partai Gerindra, dapil Jember-Lumajang," kata Benjamin kepada INILAH.COM, Rabu (14/11/2012).

Benjamin Ketang selama ini dikenal sebagai pendiri sekaligus Direktur Eksekutif Indonesia-Israel Public Affairs Comitte (IIPAC). Lembaga ini merupakan lembaga lobi untuk perdagangan Indonesia-Israel.

Saat perayaan hari kemerdekaan Israel pada 14 Mei 2011, Benjamin Ketang bersama komunitas Yahudi di Indonesia berencana menggelar perayaan hari kemerdekaan Israel. Namun karena tidak mendapat izin, perayaan tersebut dilaksanakan secara tertutup.

Benjamin menegaskan rencana maju dalam pemilihan legislatif mendatang diikhtiarkan untuk kebaikan bagi publik. "Masalah nomor caleg saya serahkan mekanisme di DPC Partai Gerindra Jember," kata Benjamin. [rok]

Berita Terkait
(ISIS, Zionisme dan Dunia Islam [Bagian 5]) Memasyarakatkan Quenelle, Menolak Zionisme
(ISIS, Zionisme dan Dunia Islam (Bagian 3)) Zionisme, dari Ideologi Politik ke Agama
(ISIS, Zionisme dan Dunia Islam ( Bagian 2)) ISIS Memanipulasi Esensi Sykes-Picot Agreement
Kembali ke atas