INILAHKORAN.COM - LINTAS JABAR
twitter facebook
Jumat, 28 Desember 2012 | 18:38 WIB

Sekda Ditahan, Ganti Rugi Lingkar Jatigede Molor

Oleh: Vera Suciati
Sekda Ditahan, Ganti Rugi Lingkar Jatigede Molor
istimewa

INILAH, Sumedang - Proses ganti rugi jalan lingkar Jatigede tertunda akibat penahanan Sekretaris Daerah Sumedang Atje Arifin Abdullah oleh Mabes Polri pekan lalu.

“Pasca penahanan sekda di akhir tahun ini memang banyak yang terhambat di antaranya, proses ganti rugi jalan lingkar Jatigede di Kecamatan Jatinunggal, Jatigede dan Wado. Ini berkas proses ganti rugi harus ditandatangani Pak Sekda sebagai Ketua P2T, dan Ketua P2T ini ex officio sekda sebagai ketua,” kata Kabag Pemerintahan Setda Sumedang Endi Ruslan sambil menunjuk tiga tumpuk berkas di ruangannya, Jumat (28/12/2012).

Proses administrasi ganti rugi ini memang terlambat karena seharusnya harus sudah diserahkan dari Satker Jatigede ke KPN tanggal 17 Desember 2013 lalu.

“Nilai ganti rugi yang terhambat dan harus dibayar akhir tahun 2012 ini sekitar Rp 30 miliar,” kata Endi.

Jalan lingkar Jatigede dibangun dengan tujuan memindahkan jalan yang terkena genangan Bendungan Jatigede ke lokasi yang tidak tergenang. Jalan lingkat Jatigede ini akan melewati wilayah kecamatan Darmaraja dan Wado.

Jalan ini sedianya harus sudah selesai Desember 2012 ini setelah selama dua bulan dikerjakan. Namun proses pekerjaan fisik yang baru mulai November lalu pun sudah terhambat akibat proses ganti rugi masih mengalami kendala. Kini proses ganti rugi kembali terhambat akibat sekda ditahan.

Sekda Sumedang Atje Arifin ditahan Jumat (21/12/2012) oleh Mabes Polri karena diduga melakukan kasus korupsi pada pengadaan lahan untuk Pasar Hewan Terpadu di Haurngombong, Pamulihan.

Sekda sebagai ketua Panitia Pengadaaan Tanah (P2T) diduga melakukan mark up harga lahan dan ditetapkaan tersangka pada September 2012.[ito]

Berita Terkait
Kembali ke atas