INILAHKORAN.COM - LINTAS JABAR
twitter facebook
Jumat, 18 Januari 2013 | 15:20 WIB

Puluhan Rumah di Cipanas Cianjur Terendam Banjir

Oleh: Benny Bastiandy
Puluhan Rumah di Cipanas Cianjur Terendam Banjir
ilustrasi - inilah.com/Andriansyah

INILAH, Cianjur - Sedikitnya 40 rumah di Kampung Jalimun RT 04/13 Desa Cipanas Kecamatan Cipanas Kabupaten Cianjur, terendam banjir akibat meluapnya aliran kali di wilayah tersebut. Ketinggian air mencapai hampir 1 meter.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Hanya saja satu rumah kontrakan milik Kholik yang dihuni Endin Sajidin mengalami rusak berat karena bagian belakang rumah jebol diterjang air. Akibatnya, hampir semua perabotan isi rumah hanyut dibawa air.

Berdasarkan informasi, banjir terjadi saat hujan deras Jumat (18/1/2013) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Saluran air di wilayah itu tak mampu menampung debit air lantaran tersumbat reruntuhan tembok penahan tebing Istana Cipanas. Akibatnya, air meluap hingga merendam permukiman penduduk. Sebanyak 40 rumah warga terendam dalam kejadian itu.

Ketua RT setempat Baban Banisyah mengatakan banjir yang merendam puluhan rumah warga baru kali pertama terjadi. Saat kejadian, hampir sebagian besar warga sedang tertidur lelap. "Tiba-tiba rumah saya terendam banjir. Saya segera ke luar rumah, dan ternyata di luar air menggenani permukiman warga," kata Baban, Jumat (18/1/2013).

Baban menyebutkan, luapan air mencapai ketinggian sekitar 1 meter. Penyebabnya, kata Baban, lantaran saluran air di wilayahnya tersumbat reruntuhan tembok penahan tebing Istana Cipanas. "Saluran air jadi tersumbat karena reruntuhan tembok penahan tebing runtuh," tuturnya.

Sayangnya, lanjut Baban, hingga saat ini belum ada pihak Istana Cipanas meninjau kondisi permukiman warga yang terendam banjir. Begitu pula aparat pemerintahan desa, kecamatan, maupun kabupaten, belum ada yang meninjau kondisi di lokasi. "Tadi baru datang Pak Dandim yang meninjau ke sini. Sementara dari pemerintahan sendiri belum ada," tuturnya.

Baban menuturkan air mulai surut sekitar pukul 04.00 WIB. Namun akibat kejadian itu menyisakan duka bagi warga setempat. "Air surut dengan sendirinya," ujarnya.

Berdasarkan pantauan, hingga tadi siang, warga setempat mulai membersihkan sisa-sisa banjir. Kebanyakan, isi rumah dipenuhi lumpur dan pasir berikut sampah-sampah. Tidak hanya rumah, banjir juga merendam areal kebun sayuran milik masyarakat setempat seluas hampir 500 meter persegi.[jul]

Berita Terkait
Kembali ke atas