INILAHKORAN.COM - LINTAS JABAR
twitter facebook
Sabtu, 19 Januari 2013 | 16:55 WIB

Perkebunan Maleber Sumbang Bibit Pohon Kayu Keras

Oleh: Benny Bastiandy
Perkebunan Maleber Sumbang Bibit Pohon Kayu Keras
ilustrasi

INILAH, Cianjur - Perkebunan teh Maleber di Kampung Maleber Desa Ciherang Kecamatan Pacet Kabupaten Cianjur, akan menyumbangkan sebanyak 110.000 bibit pohon kayu keras ke berbagai kawasan daerah aliran sungai (DAS) di Jawa Barat. Upaya itu dilakukan sebagai bagian kepedulian terhadap lingkungan yang saat ini mulai rusak sehingga memicu terjadinya berbagai bencana alam.

Administratur PT Tenggara, Hendri Adrianto mengatakan, jumlah bibit yang akan didistribusikan ke 40 desa di kawasan DAS sebanyak 110.000 bibit. Jenisnya antara lain, bibit tanaman kayu endemik Gunung Gede Pangrango (rasamala, puspa, kopo, saninten), bibit tanaman produksi (albasiah, kayu putih, kayu manis, akasia), bibit tanaman buah-buahan (jambu merah, alpukat, sawo, aren, rambutan), serta bibit tanaman-tanaman bambu.

"Sebanyak 40 desa di kawasan DAS yang diberikan bibit itu yakni berada di DAS Citarum Kabupaten Bandung, DAS Cimanuk Kabupaten Garut, DAS Citanduy Kabupaten Ciamis dan Banjar, DAS Cisanggarung di Kabupaten Kuningan, dan DAS Cibuni-Cilaki di Kabupaten Cianjur," ujarnya.

Hendri mengatakan, bibit tanaman pohon keras itu diberikan secara cuma-cuma alias gratis hingga ke lokasi. Itu semua dilakukan sebagai bentuk kepedulian Arifin Panigoro sebagai pemilik pembibitan kayu keras perkebunan teh Maleber dengan kondisi rusaknya lingkungan di kawasan DAS hingga menyebabkan bencana alam, bahkan menelan korban jiwa. Di kawasan Cianjur utara, perkebunan teh Maleber bekerja sama dengan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango dan masyarakat sekitar perkebunan melakukan penanaman.

"Mudah-mudahan adanya pemberian bibit kayu ini menjadi satu di antara alternatif mencegah terjadinya bencana ke depan," katanya.

Pendistribusian bibit akan dilaksanakan pekan ini ke kawasan DAS Cibuni-Cilaki di Kecamatan Sukanagara, diteruskan ke DAS Citarum di Kabupaten Bandung. "Tahun 2013 kami menargetkan bisa melakukan pembibitan kayu keras sebanyak 250 ribu bibit untuk penanaman di tahun 2014," ucapnya.[ang]

Berita Terkait
Kembali ke atas