INILAHKORAN.COM - LINTAS JABAR
twitter facebook
Jumat, 8 Februari 2013 | 20:00 WIB

Santri Ponpes Hilang Terseret Arus Sungai

Oleh: Asep Mulyana
Santri Ponpes Hilang Terseret Arus Sungai
ilustrasi

INILAH, Purwakarta - Hujan deras di wilayah Purwakarta bagian selatan pada Kamis (7/2) sore kemarin, bukan hanya mengkibatkan longsor. Imbas dari derasnya air hujan pun menyebabkan meluapnya aliran sungai dan menimbulkan korban.

Di Kecamatan Wanayasa, seorang santri Ponpes Alhikamussalaffiyah sekaligus siswa kelas 1 Madrasah Aliyah Alhikamussalaffiyah, Cipulus, Kecamatan Wanayasa, hilang terseret arus Sungai Cisarua yang lokasinya tepat di depan ponpes sejak Kamis (7/2) sore.

Informasi yang diperoleh INILAH, korban atas nama Nana Rosna, santri asal Kecamatan Patokbeusi, Subang. Hingga kini, Nana masih belum ditemukan. Tim SAR pun sudah mencarinya dengan menyusuri sungai sejauh 20 kilometer.

Laila Ramadhan (15), saksi mata mengatakan, saat kejadian puluhan santri sedang asyik bermain sepak bola di lapangan milik Ponpes. Tak berapa lama hujan turun dengan deras. Meski begitu, para santri tak menghentikan aktivitasnya. Sedang asyiknya bermain, tiba-tiba bola sepak tersebut tercebur ke sungai.

"Bola yang terjebur itu hendak diambil Nana dengan nyemplung ke sungai," ujar Laila, Jumat (8/2).

Namun, sudah sekian lama ditunggu, Nana tak kunjung muncul. Sontak saja, santri yang lainnya terkejut lalu mencari-cari Nana. Sampai menjelang maghrib, korban tak kunjung datang.

Melihat gelagat tak beres, santri bersama pengurus Ponpes berupaya mencari Nana. Bahkan, melaporkan kejadian ini ke pihak terkait. Kamis malam, Tim SAR langsung melakukan pencarian Nana. Namun, hingga kini Nana belum ditemukan. Pencarian yang dilanjukan hingga Jumat ini pun belum memperlihatkan hasil.

"Memang saat Nana nyebur ke sungai, arusnya sangat kencang," jelas Laila.[ang]

Berita Terkait
Kembali ke atas