NASIONAL
twitter facebook
Minggu, 10 Februari 2013 | 14:08 WIB

Dua Gereja di Makassar Dilempar Molotov Semalam

Oleh: Suriani
Dua Gereja di Makassar Dilempar Molotov Semalam
Ilustrasi - Ist

INILAH.COM, Makassar - Hanya selisih sejam, dua gereja dilempari bom molotov oleh orang tak di kenal di Jalan Muhajirin Mallengkeri Kecamatan Tamalate dan Jalan Dirgantara Kecamatan Panakukkang, Makassar, Minggu (10/2/2013) dini hari.

Menurut kesaksian Sinar, sekitar pukul 03.00 Wita saat tengah tertidur dia mendengar suara dentuman. Dia lalu keluar rumah dan melihat bagian depan atas gereja sudah terbakar.

Dia mengaku tidak melihat orang atau suara kendaraan saat kejadian ataupun sesudahnya. Meski demikian, ia tak berani keluar rumah. Tak banyak yang mengetahui kejadian itu. Kepolisian dari sektor Tamalate mendatangi tempat kejadian di Jalan Muhajirin Raya lorong 2 No. 2 Makassar sekitar pukul 07.30 Wita setelah mendapat telepon dari seorang warga.

Sebuah leher botol lengkap dengan sumbunya dijadikan barang bukti dan diamankan oleh aparat kemanan. Polisi juga telah memasang garis polisi di tempat kejadian.

Selang sejam kemudian, sekitar pukul 04.15 Wita geraja Toraja Mamasa (GTM) Jemaat Jordan di Jalan Dirgantara IX No. 73 A Kelurahan Panaikang, Kecamatan Panakukkang, Kota Makassar juga dilempari molotov. Dua botol bensin bersumbu dilempar ke arah pintu depan gereja.

Akibatnya, pintu depan gereja, terbakar meski tak parah. Spanduk nama gereja dan dua keset kaki juga ikut terbakar pada peristiwa itu.

Menurut keterangan Jordi, saksi mata melihat sebelum bom molotov dilempar, tiga orang yang mengendarai dua motor roda dua ini berhenti di depan gereja. Salah satu motor yang dikendarai matic dan berwarna putih. "Waktu itu bersamaan hujan deras jadi tidak terdengar suara ledakan. Hanya saja saya melihat ada api yang berkobar," jelas Jordi.

Dia dan rekannya Gamaliel yang masih terjada dan nongkrong di depan rumahnya yang berdekatan dengan gereja, sontak berteriak dan meminta tolong ke warga untuk memadamkan api.

Kedua kasus ini masih dalam penyelidikan intensif oleh aparat kepolisian. Tim labfor forensik dari Polrestabes Makassar sudah melakukan identifikasi tempat kejadian. [mvi]

Berita Terkait
Kembali ke atas