DUNIA
twitter facebook
Kamis, 7 Maret 2013 | 12:21 WIB

Polisi Israel Masuk Masjid Al-Aqsa Picu Bentrokan

Oleh: Bachtiar Abdullah
Polisi Israel Masuk Masjid Al-Aqsa Picu Bentrokan
ahram.org.eg

INILAH.COM, Yerusalem – Bentrok pecah di Kota Yerusalem Rabu (7/3/2013) setelah delapan orang penduduk Yahudi masuk ke Masjid Al-Aqsa di bawah perlindungan polisi Israel, tulis kantor berita Mesir MENA, Rabu (6/3).

Delapan penduduk dari kawasan permukiman Yahudi di Yerusalem itu berdoa di depan masjid sebelum bentrok dengan warga Muslim Palestina, seorang penjaga masjid bercerita kepada MENA.

“Pemerintah Israel membolehkan pasukan militer, penduduk Yerusalem dan bahkan turis untuk masuk ke Masjid Al-Aqsa, yang tentu saja menganggu kaum Muslim yang sedang shalat di mesjid,” tutur penjaga Masjid.

Seorang warga Palestina ditembak saat bentrok meletus dan segera dilarikan ke sebuah klinik. Sementara itu seorang polisi Israel menyingkap jilbab seorang wanita Palestina setelah wanita itu menampik difoto warga Yahudi.

Masjid Al-Aqsa adalah situs suci ketiga bagi umat Islam. Pelanggaran-pelanggaran oleh pasukan Israel di masjid ini menjadi penyebab utama kemarahan warga Palestina. Seorang polisi Israel menyerang para siswi Palestina di dalam masjid dan merampas kitab suci Al-Qur’an, lapor Yayasan Warisan Al-Aqsa pada hari Minggu (3/3/2013).

Salah seorang polisi Israel di halaman Masjid Al-Aqsa menyerang dua siswi yang bersekolah di dekat Masjid Buraq sebelah Gerbang Mughrabi. Polisi ini mencoba menghentikan siswi-siswi ini membaca Al-Qur’an. Ketika mereka menolak, kontan polisi itu menendangnya.

Sejumlah orang berkumpul di dekat Gerbang Mughrabi mengutuk kelakuan polisi ini. Yayasan Al-Aqsa mengutuk kejahatan yang dilakukan terhadap para pelajar itu, dan menyalahkan polisi pendudukan Israel. Yayasan ini mendesak dilakukan tindakan tegas demi menjaga kesucian Masjid Al-Aqsa.

Berita Terkait
Kembali ke atas