INILAHKORAN.COM - LINTAS JABAR
twitter facebook
Kamis, 16 Mei 2013 | 20:45 WIB

Bupati Cuti Pilgub, 338 Kepala SD Dilantik Camat

Oleh: Vera Suciati
Bupati Cuti Pilgub, 338 Kepala SD Dilantik Camat
Bupati Sumedang Don Murdono - blogspot.com

INILAH.COM, Sumedang - Akibat Bupati Sumedang Don Murdono cuti kampanye dalam Pilgub Jawa Tengah, ratusan sekolah dasar dibiarkan tanpa kepala sekolah definitif selama dua tahun. Dinas Pendidikan Sumedang pun akhirnya menggunakan Perbup No 55 Tahun 2009 tentang Pelimpahan Wewenang Bupati kepada Camat. Dengan perbup tersebut, sebanyak 338 orang kepala SD dilantik oleh camat, Kamis (16/5/2013).

“Akhirnya kami melaksanakan pelantikan ratusan kepala sekolah oleh camat sesuai dengan Perbup No. 55 Tahun 2009 tentang pelimpahan wewenang kepada camat dari bupati. Hal ini dilakukan agar ratusan SD segera mempunyai kepala sekolah yang definitif,” kata Kepala Dinas Pendidikan Sumedang, Herman Suryatman.

Menurut Herman, upaya dilaksanakannya pelantikan mengingat tidak lama lagi ada kelulusan dari siswa SD. Sementara, ijazah harus ditandatangani oleh kepala sekolah yang definitif. Meski secara surat edaran, penandatanganan boleh dilakukan Plt Kepala Sekolah namun hal ini menunjukan tidak profesionalnya pemkab. Apalagi, ijazah yang diteken oleh plt kepala sekolah sudah pernah dilakukan pada kelulusan 2011.

“Jadi memang dirasa tidak etis dan profesional jika selama dua tahun dan sekarang akan tiga tahun, ijazah ditandatangani terus menerus oleh plt kepala sekolah,” kata Herman.

Herman menyebutkan, jumlah kepala sekolah yang dilantik adalah 338 orang terdiri atas 265 orang promosi dan 73 orang rotasi. Kepala sekolah yang dilantik ini sebelumnya sudah melalui proses seleksi dan sudah dinyatakan memenuhi syarat sejak satu tahun lalu.

Pada 18 Juli 2011, bupati mencopot jabatan ratusan kepala sekolah berdasarkan Permendiknas 28 Tahun 2010 tentang Penugasan Guru Sebagai Kepala Sekolah. Namun, saat itu, pemkab belum menyiapkan kepala sekolah pengganti yang didapat dari proses penyeleksian. Tapi setelah satu tahun berlalu ketika sudah ada kepala sekolah yang lolos seleksi, pemkab tak juga melantiknya dengan alasan yang kurang jelas.[ang]

Berita Terkait
Kembali ke atas