INILAHKORAN.COM - LINTAS JABAR
twitter facebook
Jumat, 24 Mei 2013 | 02:21 WIB

Polres Cianjur Amankan 42 Imigran Gelap Asal Iran

Oleh: Benny Bastiandy
Polres Cianjur Amankan 42 Imigran Gelap Asal Iran
ilsutrasi

INILAH, Cianjur - Sedikitnya 42 warga negara asing (WNA) asal Iran diamankan Polres Cianjur, Kamis (23/5) malam sekitar pukul 19.00 WIB. Para imigran gelap itu diduga akan pergi ke pesisir pantai selatan Cianjur, untuk selanjutnya menyeberang ke Pulau Chrismast, Australia.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, puluhan imigran gelap itu menumpang tiga kendaraan umum jenis elf jurusan Cianjur-Cidaun. Namun ketika tiba di ruas jalan di Kecamatan Campaka, salah seorang anggota Polsek Campaka, Brigadir Hasanudin mencurigai tiga mobil elf berjalan beriringan yang mengangkut puluhan WNA.

Sempat terjadi kejar-kejaran hingga akhirnya tiga mobil itu berhasil diamankan. Dari hasil pendataan, di dalam mobil itu terdapat sedikitnya 42 penumpang berkewarga negaraan asing.

"Setelah melakukan pengejaran, kendaraan angkutan umum yang bermuatan para imigran ilegal berhasil diamankan," tutur Kabag Ops Polres Cianjur, Kompol Gatot Satrio Utomo di Mapolres Cianjur, Kamis (23/5).

Di mobil elf warna biru bernopol F 7698 WB yang dikemudikan Inem bin Una, warga Kampung Simpang RT 06/02 Desa Girimukti Kecamatan Sindangbarang mengangkut sebanyak 13 imigran. Sedangkan dalam elf warna biru bernopol F 7817 WB yang dikendarai Ajat bin Apendi ditumpangi sebanyak 15 imigran.

Sementara elf warna merah dengan nopol F 7627 WB yang dikemudikan Uman bin Pahrudin, warga Kampung Palat RT 02/09 Desa Sukajadi Kecamatan Cidaun membawa penumpang 14 imigran. Sebanyak 16 orang merupakan imigran laki-laki, 6 orang anak-anak, dan 20 orang perempuan.

Tujuan puluhan imigran ilegal itu akan menyeberang ke Pulau Christmast dari pantai selatan Cianjur. Setelah diamankan, mereka akan didata oleh keimigrasian dan dikembalikan ke penampungan di Bogor. "Saat ini semua imigran diamankan di Polres Cianjur untuk dilakukan pendataan dan menunggu petugas Imigrasi dari Sukabumi," katanya.

Kasat Reskrim Polres Cianjur AKP Gito mengungkapkan, penangkapan imigran ilegal dilakukan di Jalan Raya Cibeber, tepatnya di Kampung Sadamaya Desa Peuteuycondong Kecamatan Cibeber. Dari hasil pendataan, ada imigran yang membawa paspor resmi, namun ada pula yang tidak. "Mereka banyak yang sudah membawa pelampung dan alat-alat untuk menyeberangi laut. Kuat dugaan mereka akan menyeberang ke Pulau Christmast," tandas Gito.

Dia menambahkan, sampai saat ini pihaknya masih melakukan pendataan terhadap para imigran tersebut. Sebab, 6 orang di antaranya masih anak-anak. "Perlu penanganan lebih cermat dan intensif," pungkasnya. [den]

Berita Terkait
Kembali ke atas