INILAHKORAN.COM - MAUNG BANDUNG
twitter facebook
Senin, 27 Mei 2013 | 19:38 WIB

Laga Awal Liga Persib U-19, Sindos Tekuk Propelat

Oleh: Asep Pupu Saeful Bahri
Laga Awal Liga Persib U-19, Sindos Tekuk Propelat
ilustrasi

INILAH.COM, Bandung - Kompetisi Liga Persib U-19 dibuka oleh partai panas antara Sindos melawan Propelat Grup. Pada laga perdana Liga Persib U-19, Sindos keluar sebagai pemenang dengan skor tipis 1-0. Aksi individu Roni di menit 53 yang diakhiri dengan tendangan keras ke pojok kiri gawang Propelat, menjadi gol semata wayang bagi Sindos.

Pelatih Sindos, Edi Surahman bersyukur atas raihan positif anak ashnya di laga perdana Liga Persib U-19. Walaupun menang tipis, tapi dia senang dengan penampilan pemainnya yang sesuai dengan arahan.

"Alhamdulillah bisa menang. Sebenarnya main awal jadi beban besar buat anak-anak. Walau cuma satu gol saya puas, anak-anak ikuti instruksi pelatih," kata Edi usai pertandingan di Stadion Persib, Jalan Ahmad Yani Bandung, Senin (27/5).

Diungkapkan Edi, kondisi lapangan Stadion Persib yang kurang menunjang, menjadi kendala bagi para pemain Sindos. Sebab, anak asuhnya kesulitan mengolah si kulit bundar di dalam lapangan.

Kendati demikian, Edi mengaku kalau timnya masih banyak kekurangan. Baik dari individu para pemain atau pun secara kolektif permainan anak asuhnnya untuk menghadapi laga berikutnya.

"Kendalanya, lapangan kurang bagus, jadi sulit untuk kendalikan bola, tanah juga nempel di sepatu. Yang harus diperbaiki permainannya masih kurang koordinasi, sama fisik harus diperbaiki, kecepatan pun masih kurang, reaksi masih kurang tepat," beber Edi.

Di kubu lawan, pelatih Propelat Grup, Wawan berbesar hati menerima kekalahan timnya. "Pertandingan cukup berimbang, tapi kami kalah strategi. Serangan balik mereka bagus," tegas Wawan.

Menurut Wawan, kekalahan timnya dikarenakan kekurangan pemain. Beberapa pilar inti harus absen. Selain itu, para pemainnya kurang konsentrasi saat bertanding, sehingga kecolongan satu gol oleh Sindos.

"Kami kurang konsentrasi dalam menyelesaikan peluang dan banyak yang tidak jadi gol. Kami juga kurang pemain depan dan banyak pemain inti yang tidak main. Babak kedua kurang beruntung, padahal kami lebih menguasai permain. Anak-anak kelihatan tegang," terangnya.

Untuk memperbaiki rekor bermain, Wawan akan merubah strategi permainan untuk menghadapi IPI GS, dua pekan mendatang. Yang pasti dia lebih menekankan pada sektor penyerangan, agar bisa mencuri poin.

Sementara itu, pada laga kedua antara IPI GS melawan UPI, kedua tim tampil menyerang. Laga sendiri berakhir dengan skor 3-2 untuk kemenangan IPI GS. Tiga gol IPI GS dicetak melalui hattrick Malik Ibrahim di menit 17, 52, dan 91. Sedangkan dua gol UPI dikemas Ibnu Alwan di menit 44, dan Jaka pada menit 74.[ang]

Berita Terkait
Kembali ke atas