NASIONAL
twitter facebook
Selasa, 28 Mei 2013 | 01:14 WIB

Video Porno Wakil DPRD Jabar Karena Persaingan

Oleh: Ajat M Fajar
Video Porno Wakil DPRD Jabar Karena Persaingan
Kasus video porno - (Foto: ilustrasi)

INILAH.COM, Jakarta - Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat (Jabar) TB Hasanuddin angkat bicara soal kasus video porno yang menyeret dua nama kader PDI Perjuangan yakni Wakil Ketua DPRD Jabar, Rudy Harsa Tanaya dan Wakil Bupati Bogor Karyawan Faturachman.

Menurutnya munculnya video ini diduga kuat karena adanya persaingan di internal DPD PDI Perjuangan Jabar. Persaingan itu tak lain antara Rudy dan Karyawan.

"Kalau saya melihat itu ada persaingan antar kader," ujar TB Hasanuddin di Gedung DPR, Senayan, Senin (27/5/2013).

Meski begitu, Hasanuddin tak mau merinci persaingan apa yang sebenarnya diperebutkan antara dua kader PDI Perjuangan tersebut.

Namun, Hasanuddin sedikit menjabarkan jika sebenarnya Wakil Bupati Bogor Karyawan Faturachman ini ingin maju di Pemilihan Bupati Bogor pada 2013 ini.

"Dia (Karyawan Faturachman) maju sebagai calon Bupati Bogor, wakilnya itu non kader dari birokrat," jelasnya.

Walaupun Hasanuddin tidak menjawab secara rinci, namun dari penjelasan itu sudah menunjukkan bahwa permasalahan sebenarnya adalah tiket calon Bupati Bogor yang akan diajukan ke DPP PDI Perjuangan.

Pasalnya pada saat sebelum kasus video ini mencuat, Rudy adalah Ketua DPD PDI Perjuangan Jabar. Sedangan DPP PDI Perjuangan sendiri memberikan otoritas penuh kepada Ketua DPD Jabar untuk mengajukan nama calon Bupati Bogor.

"Pokoknya setelah saya jadi Ketua DPD saya diminta mengajukan dua nama calon Bupati Bogor, makanya saya ajukan nama Karyawan Faturachman dan calon wakilnya lalu satu lagi Rachmat Yasin dan wakilnya," tandasnya. [ton]

Berita Terkait
Kembali ke atas