INILAHKORAN.COM - LINTAS JABAR
twitter facebook
Minggu, 23 Juni 2013 | 16:39 WIB
Pilbup Garut 2013

Charly van Houten Gugur, Deddy Dores Melaju

Oleh: Zainulmukhtar
Charly van Houten Gugur, Deddy Dores Melaju
inilah.com/Zainulmukhtar

INILAH.COM, Garut - Dari 14 pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Garut jalur perseorangan yang mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Garut, sebanyak 4 pasangan diantaranya dinyatakan gugur karena tak memenuhi persyaratan. Salah satu pasangan yang gugur adalah vokalis Setia Band, Charly van Houten yang mendampingi bakal calon Bupati Garut, Muhtarom.

Pasangan Muhtarom-Charly van Houten tak kunjung muncul menyerahkan tambahan dukungan ke KPU Kabupaten Garut hingga masa penerimaan berkas tambahan dukungan berakhir pada Jumat (22/6) pukul 24.00 WIB. Pihak KPU pun menganggap pasangan tersebut mengundurkan diri dan gugur dari pencalonan. Begitu pun dengan paslon lainnya, yakni Uus Kudus-Abdul Rohman, dan Nandang-Ahmad.

Ketua KPU Kabupaten Garut, Aja Rowikarim menuturkan, satu pasangan lain yang gugur yakni Wati Krisnawati-Erri Syafruddin. Meski pasangan Watti-Erri sempat datang menyerahkan berkas tambahan dukungan ke KPU, namun jumlahnya masih kurang sekitar 20.000 dukungan dan dinyatakan gugur.

"Pasangan Watti-Erri harus memperbaiki dukungan sebanyak 156.868 dukungan. Sedangkan berkas tambahan dukungan yang diserahkan masih ada kekurangan sekitar 20 ribuan," uja Aja.

Pasangan Wati-Erri sendiri sempat menjadi bahan perbincangan masyarakat. Sebelumnya, Wati Krisnawati berpasangan dengan R Deni Koswara Kusumadinata yang kemudian mengundurkan diri dan diganti Erri Syafrudin.

Seperti halnya pasangan Watti-Erri, pasangan Muhtarom-Charly pun diharuskan menyerahkan tambahan dukungan sebanyak 96.796 dukungan, kemudian pasangan Uus Kudus-Abdul Rohman sebanyak 116.566 dukungan dan pasangan Nandang-Ahmad sebanyak 178.708 dukungan sehingga bisa lolos mengikuti Pilbup Garut 2013.

Anggota KPU, Abdal menambahkan, bakal calon Bupati Garut Uus Kudus sebenarnya sempat datang ke KPU Garut pada Sabtu (22/6) siang dan mengajukan pergantian pasangan wakilnya, Abdul Rohman. Namun karena pengajuan dilakukan terlambat, KPU pun tak bisa mengabulkannya.

"Kalau sebelum 9 Juni mungkin masih bisa. Itu pun harus dengan alasan yang dibenarkan," tegas Abdal.

Dari 14 pasangan calon Bupati/Wakil Bupati Garut dari jalur perseorangan yang mendaftar ke KPU, terdapat sembilan pasangan yang berhak diverifikasi dukungan tahap 2 untuk lolos di Pilbup Garut pada 8 September mendatang. Mereka yaitu paslon Dede Kusdinar-Endang Suryana (Berdendang), Deden Suparman-Yana Sofyana, Sirojul Munir-Iwan Suarsa (Nirwana), Dedi Suryadi-Dedy Dores, Yaya Sumarya Permana Dikusumah-Adjat S Nataatmadja, Agus Salam-Rizky Usmayadhy, Nurdin Mustaqim-Irwan Gunawan, Hilman Faridz-Heru, dan Arip Rahman Hidayat-Muhammad Surya Wijaya. Sedangkan pasangan calon Yamin Supriatna-Dadan Ramdani tidak perlu lagi diverifikasi.

Berkas tambahan dukungan pasangan calon tersebut, lanjutnya, akan didistribusikan ke Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk diverifikasi administrasi dan faktual. "Hasilnya baru akan diketahui saat rekapitulasi di KPU pada 6 Juli," tandasnya.[ang]

Berita Terkait
Kembali ke atas