METROPOLITAN
twitter facebook
Kamis, 11 Juli 2013 | 04:45 WIB

Komplotan Penipu Jam Rolex Palsu Ditangkap

Oleh: Ahmad Farhan Faris
Komplotan Penipu Jam Rolex Palsu Ditangkap
(Foto: inilah.com)

INILAH.COM, Jakarta - Petugas Polres Jakarta Selatan menangkap komplotan pelaku penipuan dengan modus menjual jam tangan merk Rolex palsu. Diketahui komplotan ini telah ratusan kali melakukan aksi penipuan.

"Ada delapan orang yang ditangkap, masing-masing berinisial AS, SR, SC, AF, SP, JMY, JM dan HS. Mereka telah melakukan aksi penipuan di seluruh wilayah DKI Jakarta, dan yang terbanyak melakukan di wilayah Jakarta Pusat," jelas Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, Kompol Noviana Tursanurohmad, Rabu (10/7/2013).

Novi menjelaskan, penangkapan komplotan ini berawal dari laporan MW (47), yang menjadi korban penipuan di sekitar wilayah Pondok Indah, pada 2 Juli lalu. Saat itu korban, bertemu dengan salah satu pelaku berinisial AS, yang berpura-pura menanyakan alamat kepada korban.

Kemudian pelaku membujuk korban untuk mengantarkannya ke alamat tersebut dengan menggunakan mobil milik pelaku. Di dalam mobil ternyata sudah ada tiga pelaku lainnya yakni AC, SR dan AF, yang mengaku baru saja datang dari Malaysia.

Selama diperjalanan, salah satu pelaku berinisial SC menawarkan jam tangan merk Rolex. Awalnya korban tidak tertarik, namun pelaku AF mengatakan ia ingin membeli jam tangan itu, namun tidak ada uang cash. Untuk meyakinkan korban AF juga menunjukan buku tabungan yang jumlah saldonya sampai mencapai miliaran rupiah.

Akhirnya korban terkena tipu daya komplotan itu, ia pun akhirnya setuju membeli jam itu, karena terpengaruh salah satu pelaku yang mengajakan jika dijual jam itu bisa seharga ratusan juta. Korban kemudian diajak ke ATM di Pondok Indah, dan kemudian mentransfer uangnya kepada pelaku.

"Korban mengalami kerugian kurang lebih 87 juta Rupiah," ujarnya.

Korban kemudian ditinggalkan dan hanya diberi ongkos 100 Ribu oleh pelaku. Korban baru menyadari telah tertipu saat hendak menjual jam tangan itu disalah satu toko jam, dan ternyata jam itu adalah Rolex palsu. kemudian menyadari bahwa dia telah menjadi korban penipuan dan melaporkannya ke Polres Metro Jakarta Selatan.

Dari laporan itu, polisi langsung melakukan pengejaran dan berhasil menangkap para pelaku. Dari tangan para pelaku, petugas menyita barang bukti berupa tumpukan uang dolar, jam tangan palsu, perhiasan imitasi, beberapa kartu atm, vida, buku tabungan, identitas palsu berupa KTP dan ID Card pelaut, HP, kendaraan roda empat, dompet, pc printer dan dokumen-dokumen slip transfer

"Pelaku sudah beraksi kurang lebih 250 kali di wilayah seputar Blok M, Pasar Baru, Mangga Besar, Senen dan Jl. Pramuka Jakarta Pusat. Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman empat tahun penjara," tandasnya.[man]

Berita Terkait
Kembali ke atas