OLAHRAGA
twitter facebook
Kamis, 22 Agustus 2013 | 11:25 WIB

Mike Tyson: Pacquiao Belum Tamat!

Oleh: Boy Leonard Pasaribu
Mike Tyson: Pacquiao Belum Tamat!
Petinju jagoan Filipina, Manny Pacquiao - (Foto : gettyimages)

INILAH.COM, Manila - Petinju jagoan Filipina, Manny Pacquiao, mendapatkan dukungan dari legenda kelas berat, Mike Tyson, untuk melanjutkan karirnya di dunia adu jotos.

Banyak yang memprediksi karir pemegang gelar di delapan kelas yang berbeda itu tamat setelah menelan dua kekalahan beruntun, dari Timothy Bradley (AS) pada Juni tahun lalu serta Juan Manuel Marquez (Meksiko) pada bulan Desember. Pertandingan Pacquiao dinilai sudah tak lagi layak jual.

Pacquiao akan kembali bertarung pada November mendatang melawan Brandon Rios (AS), mantan juara kelas ringan, di Makau.

“Well, Pacquiao kembali. Anda tahu kenapa ia kembali? Karena dia melawan Brandon Rios, dan dia membuat pertandingan itu laris, dia kembali,” kata Tyson kepada On the Ropes Boxing Radio.

“Anda tidak kembali ketika Anda tamat, dan tidak ada lagi yang mau melihat wajah Anda. Saat mereka tak mau melihat Anda lagi di arena, itu baru Anda benar-benar tamat,” Si Leher Beton menambahkan.

Tiket pertarungan di Makau laris-manis dan bagi Tyson, ini adalah bukti bahwa karir Pacquiao belum tamat.

“Dia belum tamat, dia belum benar-benar tamat. Dia adalah bintang tinju dunia, dan satu kekalahan tidak akan membuatnya tamat.”

“Pacquiao masih bisa kalah dua kali atau lebih tapi tetap saja belum tamat. Dia bukan petarung semacam itu. Dia petarung yang akan selalu ingin dilihat oleh masyarakat, karena dia memberikan harapan kepada orang-orang. Dia memberikan harapan kepada bangsanya,” mantan petinju berusia 47 tahun itu menjelaskan.

Tyson sendiri pernah menelan kekalahan dari James Buster Douglas pada 1990 lalu. Itu adalah kekalahan pertama sepanjang karirnya setelah mencatatkan rekor 37 kali, dengan 33 kali KO dan TKO. Setelah itu, ia kembali meraih delapan kemenangan beruntun sebelum ditumbangkan Evander Holyfield.

“Mereka akan selalu punya keyakinan terhadap petinju semacam itu, dan petinju-petinju semacam itu takkan pernah benar-benar tamat. Saya punya keyakinan terhadap Pacquiao dan saya harap dia punya keyakinan terhadap dirinya sendiri. Saya punya keyakinan dan harapan yang besar terhadapnya,” pemegang gelar juara dunia kelas berat WBC, WBA dan IBF termuda sepanjang sejarah, pada 20 tahun itu, mengakhiri.

Pacquiao saat ini tercatat sebagai anggota parlemen di Filipina. Meski demikian, petinju berusia 34 tahun itu mengaku konsentrasinya setiap akan bertinju tak pernah terpecah.

Sumber: ABS-CBN

Berita Terkait
Kembali ke atas