NASIONAL
twitter facebook
Senin, 2 September 2013 | 23:05 WIB

Kepala Negara Peserta APEC Dapat Endek Bali Gratis

Oleh: Dewa Putu Sumetra
Kepala Negara Peserta APEC Dapat Endek Bali Gratis
KTT APEC 2013 - (Foto : istimewa)

INILAH.COM, Denpasar - Kepala negara yang akan mengikuti Konfrensi Tingkat Tinggi (KTT) APEC 2013 di Nusa Dua, Bali pada Oktober mendatang akan diberikan 'endek' atau kain bermotif khas Bali secara gratis.

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekrasnada) Bali, Ayu Pastika mengatakan pihaknya akan segera menawarkan pemakaian kain 'endek' kepada para kepala negara peserta KTT APEC.

Istri Gubernur Pastika itu mengaku sangat bangga bila para kepala negara yang hadir dalam konfrensi nanti menggunakan kain khas produk asli Bali tersebut.

"Kita akan sangat bangga bila para kepala negara yang hadir di Nusa Dua Bali nanti menggunakan endek karena produk tersebut adalah produk asli Bali. Bila para kepala negara itu berkenan maka kita akan memberikan secara gratis," ujar Ayu Pastika, saat ditemui usai pelantikan Ketua Tim Penggerak PKK dan Ketua Dekrasnada Provinsi Bali, Senin (2/9/2013).

Ayu Pastika menuturkan jika saat ini pihaknya bersama dengan anggota Dekrasnada Bali sedang merancang motif endek khas Bali yang akan diberikan kepada kepala negara peserta APEC.

Pemberian 'endek', kata Ayu tidak menutup kemungkinan akan diberikan kepada peserta lain atau pejabat setingkat kepala negara yang tertarik dan ingin menggunakannya.

Lebih jauh Ayu menjelaskan bahwa rencana promosi 'endek' itu akan satu paket dengan beberapa promosi produk kerajinan lainnya saat KTT APEC nanti.

"Rencananya kain endek akan dipakai oleh kepala negara. Ini merupakan promosi gratis bagi Bali dan produk kerajinan kain endek di Bali dan kita menginginkan agar endek itu mendunia," jelasnya.

Terkait hal itu, Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengungkapkan seni kerajinan Bali merupakan salah satu pilar pembangunan ekonomi Bali. Untuk itu, ia berharap Dekrasnada mampu mengembangkan program yang terus mendorong kualitas SDM pengerajin dan hasil kerajinan bisa bersaing di pasar global.

Menurut Gubernur Bali yang baru dilantik kembali itu, jika endek sudah bisa dikenal dunia melalui KTT APEC, maka promosi gratis itu akan mendatangkan banyak keuntungan bagi Bali.

"Tahun 2015 nanti Indonesia akan menjadi bagian dari masyarakat ekonomi Asean dan diberlakukan Asean Free Trade Agreement (AFTA). Semua produk bebas masuk ke mana saja. Kita harus mampu bersaing dengan produk-produk negara lainnya di Asean," ungkapnya. [gus]

Berita Terkait
(Pertemuan Ical-Mahfud di Bali) Mahfud MD Jajaki Peluang Koalisi PKB-Golkar
Kembali ke atas