INILAHKORAN.COM - LINTAS JABAR
twitter facebook
Jumat, 4 Oktober 2013 | 19:19 WIB

Akhir Oktober, Perda Minhol Diketok DPRD Cirebon

Oleh: Muhamad Syahri Romdhon
Akhir Oktober, Perda Minhol Diketok DPRD Cirebon
inilah.com

INILAH.COM, Cirebon - Rancangan Perda larangan minuman beralkohol (minhol) hingga 0 persen akan segera ditetapkan oleh DPRD Kabupaten Cirebon akhir bulan ini. Saat ini, raperda tersebut dalam proses penyelesaian akhir.
Ketua Pansus II Aidin Tamim menyampaikan, draft pasal dan ayat raperda tersebut sudah rampung, tinggal menunggu keputusan dari bagian hukum dan ketok palu dari DPRD.

"Raperda sendiri mengatur tentang ketertiban umum, di antaranya tentang penerapan nol persen miras di Kabupaten Cirebon. Saat ini, bagian hukum tinggal menyusun redaksionalnya, seperti penyusunan pasal dan ayatnya. Sementara subtansinya sendiri telah selesai," kata Aidin, Jumat (4/10/2013).

Dia menjelaskan tidak menutup kemungkinan jika seluruh persiapan dan proses sudah selesai, akhir Oktober raperda tersebut akan disahkan. Pihaknya berjanji akan menyosialisasikan perda itu kepada Pemda dan OPD di Kabupaten Cirebon untuk dilanjutkan kepada masyarakat secara luas.

Aidin menjelaskan, bila sudah ketok palu, sosialisasi perda akan membutuhkan waktu setidaknya satu tahun. Namun menurut Aidin, perda miras tidak akan membutuhkan waktu lama. Dia menyebutkan, sosialisasi tersebut kemungkinan hanya membutuhkan satu bulan.

Meski demikian, Aidin menegaskan, perda tersebut tidak akan mempengaruhi pendapatan anggaran daerah (PAD) Pemkab Cirebon lantaran sudah dipertimbangkan matang-matang.

"Kami sudah mempelajari seluruh aspek terkait penetapan perda tersebut. Dampaknya tidak begitu begitu signifikan terhadap masyarakat. Karena sesungguhnya miras telah merusak moral bangsa," jelasnya.

Meski sudah memasuki tahap finalisasi, dua fraksi di DPRD Kabupaten Cirebon menolak raperda tersebut. Dua fraksi tersebut yakni Fraksi PDIP dan Demokrat. Mereka menilai, pengesahan raperda tersebut perlu dilakukan evaluasi lanjutan. [hus]

Berita Terkait
Kembali ke atas