EKONOMI

Rabu, 16 November 2011 | 18:53 WIB

BI: Peran Bank Syariah ke Sektor Riil Masih Rendah

Sandiyu Nuryono
BI: Peran Bank Syariah ke Sektor Riil Masih Rendah
inilah.com/Ardhy fernando

INILAH.COM, Jakarta - Meski 70% pembiayaan perbankan syariah ditujukan ke UMKM, namun perannya terhadap sektor riil masih rendah dibandingkan perbankan konvensional.

"Ketika kita bicara tentang pembiayaan perbankan syariah ke sektor riil memang belum signifikan, karena dana perbankan syariah terbatas sekali," ucap Direktur Perbankan Syariah BI Mulya E Siregar di Jakarta, Rabu (16/11).

Mulya melanjutkan, pembiayaan perbankan syariah per Oktober 2011 sekitar Rp 97 triliun. Dari jumlah itu, 70%-nya ditujukan ke sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Salah satu alasan mengapa pembiayaan perbankan syariah masih rendah
adalah, masih terbatasnya likuiditas dalam bentuk dana pihak ketiga (DPK). Hal ini menyebabkan perbankan syariah tidak mampu membiayai proyek besar semacam infrastruktur yang dapat mendorong perekonomian.

"Mereka nggak akan kuat, jadinya mereka harus melakukan sindikasi dengan bank-bank lain dalam pembiayaan," tukasnya.

Adapun aset perbankan syariah sampai 16 November 2011 sudah mencapai
Rp130 triliun. "Aset perbankan syariah sudah Rp126 triliun di September 2011. Saya dapat data tadi pagi aset sudah sampai Rp129 triliun hampir Rp130 triliun," tuturnya.

Sementara pembiayaan perbankan syariah mencapai Rp93,5 triliun per September 2011. "Kemudian NPF juga tidak tinggi banget di bawah 5%,
yaitu sebesar 3,59% yang gross dan NPF net sebesar 2,9% per September 2011," tukasnya. [cms]

#perbankan syariah #sektor riil #BI #mulya siregar
BERITA TERKAIT
Pengganti Susi Dorong Pariwisata Bahari Konservasi
Mendes PDTT Resmikan Infrastruktur Desa Perbatasan
AP II Ingin Kualanamu Terbesar & Canggih di Barat
Mentan Bantu Mobil TTIC dan Coldstorage ke Sulsel
Mentan SYL Ajak Milenial Jadi Bagian dari Gratieks
Kementan: Pekan PVT Dorong Industri Benih Nasional
Kementan Pacu Populasi dan Perbaikan Genetik Sapi

kembali ke atas