PASAR MODAL

Senin, 17 Juni 2019 | 18:01 WIB

Bursa Saham Eropa Berani Positif

Wahid Ma'ruf
Bursa Saham Eropa Berani Positif

INILAHCOM, London - Bursa saham Eropa beragam pada Senin (17/6k2019) arena investor menunggu pertemuan penting Federal Reserve AS pekan ini.

Indeks acuan Eropa, Stoxx 600 diperdagangkan di sekitar garis datar selama sesi pagi, bank memimpin kenaikan dengan lonjakan 0,8% sementara saham perjalanan dan liburan turun 0,9%. Indeks FTSE cenderung naik 0,08%, indeks DAX menguat 0,1%, indeks CAC naik 0,2%, seperti mengutip cnbc.com.

Saham maskapai penerbangan jatuh pada awal sesi setelah Lufthansa mengeluarkan peringatan laba, menyebabkan sahamnya turun 12,4% dan menyeret DAX ke zona merah. Air France KLM turun 4,4% sementara EasyJet tergelincir 4,1% di kesepakatan awal.

Investor akan mengantisipasi pertemuan Fed di tengah ekspektasi bahwa bank sentral AS akan segera menurunkan suku bunga.

Saham Asia diperdagangkan beragam Senin sore, dengan unjuk rasa RUU ekstradisi yang sedang berlangsung di Hong Kong, meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran terkait serangan kapal tanker minyak di Teluk Oman, dan data output industri China yang lemah Jumat semuanya menambah ketidakpastian pasar.

Saham pembuat chip terpukul di seluruh dunia Jumat setelah Broadcom mengeluarkan peringatan penjualan, mengutip perang dagang AS-China, dan Reuters melaporkan Senin bahwa pembuat chip AS yang memasok Huawei diam-diam melobi Gedung Putih untuk meringankan larangan penjualan kepada raksasa telekomunikasi China.

Kembali ke Eropa, Deutsche Bank sedang bersiap untuk menciptakan 'bank buruk' 50 miliar euro saat kepala eksekutif Christian Sewing menggeser pemberi pinjaman terbesar Jerman menjauh dari perbankan investasi, menurut Financial Times. Saham Deutsche Bank diperdagangkan 2,6% lebih tinggi selama sesi pagi.

Bank Belanda ABN Amro mengumumkan hari Minggu bahwa CEO Kees van Dijkhuizen akan pergi ketika masa jabatannya berakhir pada bulan April. Harga saham bank naik 1% pertengahan pagi.

Di Inggris, kandidat partai Konservatif untuk menggantikan Perdana Menteri Inggris Theresa May, dalam debat TV langsung pada hari Minggu, membidik Boris Johnson favorit atas janjinya untuk membawa Inggris keluar dari Uni Eropa dengan atau tanpa kesepakatan pada 31 Oktober.

#BursaSaham #DolarAS #IHSG #TrumpEffect
BERITA TERKAIT
IHSG Berkurang 0,3% ke 6.433,54
AS Bisa Kuasai Perang Mata Uang Global
Bursa Saham Eropa Bergerak Lebih Rendah
IHSG Gagal Hijau Terus di Sesi I
Inilah Strategi China Gairahkan Bursa Saham
Bursa Saham Asia Bergerak Negatif
IHSG bergerak Terbatas ke 6.459,604 di Awal Sesi

kembali ke atas