NASIONAL

Jumat, 03 Juni 2011 | 00:27 WIB

Ngaku Intel, Padahal Maling Motor

Ngaku Intel, Padahal Maling Motor
Foto : ilustrasi

INILAH.COM, Medan - Petugas Unit Ranmor Polres Labuhanbatu pimpinan Kanit Ranmor Iptu ST Panggabean berhasil meringkus 3 orang pelaku pencurian sepeda motor dari tempat berbeda.Para pelaku mencuri sepeda motor dengan modus mengaku Intelijen, lalu menyetop pengendara sepeda motor untuk menanya kelengkapan surat-surat. Kemudian melakukan pengancaman dan melarikan sepeda motor.

Tersangka yang ditangkap bernama ERI (31) rambut cepak warga sigambal simpang tapa,ditangkap di Jalan B By Pass kawasan SMU Plus Rantau Prapat persis di kafe Atik,selasa (31/5).

Dari hasil kejahatannya sudah berhasil menjual puluhan sepeda motor dengan berbagai merk dan menjualnya kepada seseorang warga Sigambal dengan harga Rp.2 Juta/Unit.

Ayah dua anak itu mengaku lupa jumlah kenderaan yang dicurinya. Namun salah satu hasil kejahatan yang dijualnya adalah Sepeda motor Jupiter warna hitam,sedangkan sesuai laporan korban yang kehilangan kereta diantaranya Supra x 125 warna hitam BK 2153 zc supra x 125 BK 5488 YAI.

Dua tersangka lainnya adalah Ahmadsyah budi als Budi Gopal (29) pekerjaan mocok-mocok,Rahmad Doni Sihombing (28) warga Perdamean Sigambal. Keduanya ditangkap disimpang tugu air terjun Ujung Bandar Rantauprapat saat menaiki Honda Revo Merah Tanpa Plat.

Mereka melakukan aksi di daerah perumahan DL Sitorus sekitar bulan Mei menyikat sepeda motor Revo,di daerah Danau Bale sekitar bulan April curi supra x dan masih banyak lagi yang tidak mereka ingat.

Tersangka Budi Gopal juga ngaku pernah menggasak sepeda motor Supra 125 BK 3212 YAH di daerah Perlayuan sawitan,daerah SMU Plus, bahkan ia juga ngaku tak ingat lagi karena sudah puluhan yang disikat.

Kapolres Labuhanbatu melalui Kasat Reskrim AKP Tito Hutauruk didampingi Kanit Ranmor Iptu ST Panggabean saat dikonfirmasi Medan Pos diruang kerjanya membenarkan pihaknya bersama anggota berhasil menangkap 3 orang pelaku,seorang lagi terus diburu begitu juga pelaku penadah kini sudah dikantongi identitasnya terus diburu.

Kini ketiga tersangka diperiksa secara intensif untuk pengembangan dan mempertanggung jawabkan perbuatannya disangkakan melanggar Pasal 363 KUHP.[iaf/por]

#motor
BERITA TERKAIT
(Suicide Bomber di Medan) Khofifah: Ada Orang Mencurigakan, Lapor Polisi
Majunya Mumtaz dan Gibran Bukan Politik Dinasti
Kompolnas Dorong Polri Ungkap Bom Bundir di Medan
Tjahjo Kaji Penambahan Perwira Tinggi TNI - Polri
Komisi l Sebut HRS Dicekal Terkait 'Visa'
Seorang Pria di Garut Bunuh Kakak Mantan Istri
Densus 88 Tangkap 3 Teroris di Banten

kembali ke atas