GAYA HIDUP

Rabu, 08 Juni 2011 | 20:00 WIB

Implan Payudara VS Silikon

Dahlia Krisnamurti
Implan Payudara VS Silikon
IST

INILAH.COM, Jakarta - Memiliki tubuh indah, dengan payudara yang montok dan membusung tetapi tidak lembek, menjadi gaya hidup wanita metropolitan.

Karenanya, begitu banyak wanita yang berlomba-lomba membesarkan payudara lewat cara pintas diataranya dengan operasi bedah plastik dan penyuntikan silikon.

Namun, perbedaan anggapan mengenai teknik perbesar payudara kini cukup membingungkan di kalangan masyarakat. Sebagian orang mengira bahwa penggunaan silikon cair sama dengan pemasangan implan yang dilakukan melalui operasi bedah.

Lantas, apa perbedaan pemasangan implan payudara dan silikon cair ?

Implan payudara

Jika Anda merasa payudara Anda terlalu kecil, Anda dapat mempertimbangkan operasi plastik untuk memperbesar payudara. Salah satu jenis operasi terkait adalah dengan implan payudara.

Implan payudara terbuat dari lapisan silikon, yang biasanya diisi dengan gel silikon atau salt water. Dokter bedah akan membahas mengenai ukuran, bentuk dan jenis implan yang mungkin cocok untuk Anda.

Operasi memperbesar payudara adalah operasi yang umum dilakukan dan biasanya aman. Namun, Anda harus menyadari bahwa semua jenis operasi plastik memiliki resiko komplikasi, termasuk operasi untuk memperbesar payudara.

Implan payudara tidak akan bertahan seumur hidup. Entah karena pecah atau komplikasi lainnya, Anda mungkin perlu melakukan penggantian implan. Jika implan Anda dihilangkan, payudara Anda mungkin akan mengalami pengerutan, kendur, serta kehilangan jaringan asli payudara, sehingga akan terjadi perubahan bentuk pada payudara Anda.

Karenanya, segerelah kunjungi dokter atau klinik kecantikan Anda, jika muncul tanda-tanda yang mencurigakan serta kelainan pada payudara Anda, hal ini bertujuan untuk meminimalkan komplikasi yang mungkin saja terjadi.

Silikon cair

Pembesaran dengan silikon termasuk sering dipilih kaum hawa. Biasanya yang digunakan adalah silikon cair-dikenal dengan nama collagen atau hidrogel-- yang dimasukkan lewat suntikan.

Kalangan medis tidak merekomendasikan cara suntik ini. Salon-salon kecantikan tertentu sering melakukannya. Akibatnya sangat buruk. Cairan bisa bocor dan masuk ke paru-paru sehingga mengganggu pernapasan.

Bila meletus di kulit bisa timbul borok-borok pada kulit. Dan, saat payudara diraba terdapat benjolan-benjolan yang cukup keras. Malah, terkadang timbul radang dan bisul. Dan jika dikeluarkan, terlihat cairan seperti nanah.

Warnanya seperti minyak kelapa bercampur dengan, dan terasa sakit. Adakalanya juga keluar benjolan, kanker atau bukan masih sulit diketahui.

Memberpesar payudara dengan menggunakan suntik silikon memang sudah banyak memakan korban. Salah satu korbannya adalah Melinda Dee. Wanita cantik mantan pejabat di Citibank ini kini menderita.

Ia mengaku menderita radang payudara dan tengah mendqapat perawatan di RS Polri Kramatjati. Minggu depan rencananya Melinda akan menjalani operasi yang diduga untuk mengambil sebagian cairan silikon yang masih bersarang di payudaranya.

#payudara #suntik silikon #melinda dee
BERITA TERKAIT
Wishnutama, Soal Isu Toba-Bali Ramah Wisman Muslim
Ini Empat Destinasi Wisata Kekinian di Tangerang
(Candi Darling) Situs Wisata Candi Ratu Boko Ditanami Ribuan Pohon
Perhatian Orangtua Ketika Memilih Mainan Anak
Beasiswa beri Semangat untuk Anak Belajar
Tantangan Kesehatan di Era Industri 4.0
2 Rute Terbaru Citilink Akan Tingkatkan Wisman

kembali ke atas