HIBURAN

Rabu, 08 Juni 2011 | 22:20 WIB
(Kisruh Kongres PARFI)

Palsukan Data, Gatot Terancam 6 Tahun Penjara

Aris Danu Cahyono
Palsukan Data, Gatot Terancam 6 Tahun Penjara
IST

INILAH.COM, Jakarta - Kisruh Kongres PARFI yang dimenangkan Gatot Brajamusti berbuntut panjang. Gatot terancam hukuman 6 tahun penjara karena dituduh memalsukan data.

Kemenangan AA Gatot sebagai Ketua Umum PARFI (Persatuan Artis Film Indonesia) dalam kongres PARFI lalu dianggap tidak sah dan direkayasa. Tak terima, mantan Ketua Umum PARFI, Jenny Rahman melaporkan kejadian tersebut ke Polda Metro Jaya.

"Kita laporkan sesuai pasal 263 KUHP, tentang pemalsuan surat, karena di situ ada keterangan yang tidak benar. Ancaman hukumannya 6 tahun penjara," terang kuasa hukum Jenny Rahman, Kartika Yosodiningrat saat ditemui di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (8/6).

Kartika menambahkan, "Didalam formulir dia juga mencontreng sebagai anggota biasa. Sementara anggota biasa sudah ditentukan oleh AD/ART PARFI. Di dalam formulir juga ditulis beberapa film yang pernah dia perankan, namun itu tidak benar." [aji]

#jenny rachman #gatot brajamusti #parfi
BERITA TERKAIT
Badai Tak Libatkan Sammy di Konser, Ini Alasannya
Indonesian Idol Junior Rilis Mimpiku Jadi Nyata
Jatiluhur Jazz Festival 2019, Jazz di Atas Waduk
Ivan Gunawan Dekatkan Diri ke Penggemar Via Games
Setialah Denganku, Ratu Meta Gandeng Andi Merpati
Rebecca Reijman Nekat Syuting Klip di Bantargebang
(Nightmare Side The Movie) Program Radio Horor Asal Bandung Diangkat ke Film

kembali ke atas