BOLA

Rabu, 08 Juni 2011 | 22:58 WIB

Ketua KONI: Lupakan Kepentingan Pribadi demi PSSI

Arie Nugroho
Ketua KONI: Lupakan Kepentingan Pribadi demi PSSI
Rita Subowo inilah.com

INILAH.COM, Jakata - Ketua KONI/KOI Rita Subowo khawatir jika suasana alot seperti pada kongres 20 Mei lalu terulang pada kongres 30 Juni nanti, PSSI bisa menderita sanksi dari FIFA.

Hal itu diungkapkannya dalam rapat kerja antara KONI/KOI, Menpora, Komite Normalisasi bersama anggota Komisi X DPR di kantor DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (8/62011) malam WIB

"Saya merasa khawatir dengan waktu pelaksanaan kongres PSSI yang sangat mepet dengan waktu suspend FIFA," ungkapnya.

"Jika hingga pukul 00.00 WIB Kongres PSSI masih belum ditutup dan belum ditentukan ketua umum, wakil ketua umum, dan komite eksekutif PSSI, maka kita akn kena sanksi FIFA."

Rita juga menghimbau agar jangan ada lagi pihak-pihak yang akan memaksakan kehendak pribadinya dalam kongres nanti.

"Kami telah bekerja dengan sebaik mungkin. Kongres ini merupakan kesempatan terakhir dari FIFA. Jadi, marilah kita semua memikirkan tentang nasib persepakbolaan nasional. Jangan ada lagi pihak-pihak yang mementingkan kepentingan sendiri," tandasnya.

Kongres rencananya akan digelar di Solo, 30 Juni mendatang dengan status Kongres Luar Biasa. Diharapkan, status ini bisa memberikan kekuatan kepada Komite Normalisasi sebagai penyelenggara kongres untuk menjalankan kongres dengan tegas.

Tanggal 20 Mei lalu, kongres batal digelar karena sejumlah pihak memaksakan pengubahan agenda kongres dengan dalih statuta PSSI. Karena terjadi deadlock, ketua KN Agum Gumelar menutup kongres sebelum agenda utama, yakni pemilihan ketua umum, wakil ketua umum serta anggota Komite Eksekutif PSSI 2011-2015 sempat terlaksana.

#rita #koni #pssi
BERITA TERKAIT
Tiga Suporter Indonesia Masih Ditahan di Malaysia
Menpora Malaysia: Usut Pemukulan Fans Indonesia
Kemenpora Kirim Nota Keberatan ke Malaysia
Tiba di Manila, Timnas U23 Disambut Waketum PSSI
Shin Tae-Yong Tertantang Latih Timnas Indonesia
Ketum PSSI Bertemu Presiden AFC di Kuala Lumpur
Target PSSI untuk Pelatih Baru Timnas Indonesia

kembali ke atas