PASAR MODAL

Minggu, 19 Juni 2011 | 10:07 WIB

Dalam Sepekan, Rupiah Relatif Stabil

Wahid Ma'ruf
Dalam Sepekan, Rupiah Relatif Stabil
inilah.com

INILAH.COM, Jakarta - Pergerakan nilai tukar rupiah relatif bertahan pada kisaran Rp8.515 - Rp8.530 per barel pada perdagangan pekan lalu.

Demikian dikutip dari hasil riset Samuel Sekuritas. Di saat yang sama dana asing di saham masih mengalami neto jual senilai US$223 juta, walaupun neto kepemilikan asing di SUN mengalami peningkatan dari Rp225,32 triliun menjadi Rp227,6 triliun pada 8 Juni lalu atau bertambah sebesar Rp2,28 triliun atau setara dengan US$267 juta. "Sehingga neto asing di SUN dan saham masih tercatat positif tipis di US$44 juta."

Kendati ada neto positif masuk ke pasar Indonesia tetapi isu global yang cukup negatif membuat pasar bergerak relatif stabil. Investor global kembali kawatir dengan ekonomi AS yang dikatakan oleh Gubernur the Fed sebagai kehilangan momentum dan sangat lambat (frustatingly slow dan loss momentum).

Investor juga mengkawatirkan perlambatan ekonomi AS ini akan kembali membuat ekonomi dunia juga melambat. Mata uang US$ melemah dan harga minyak mentah kembali turun. Harga minyak mentah jenis light sweet kembali menembus di bawah level US$100 per barel.

Selain data-data AS yang melambat, ekonomi AS juga menghadapi masalah fiskal yang cukup akut dengan defisit anggaran mencapai US$1,7 triliun atau 10,9% dari PDB untuk tahun 2011.

#ihsg #dana asing #foreign buy #emas #dolar as #bi rate
BERITA TERKAIT
Apa Hasil Pertemuan Trump dan Powell?
Ketidakpastian AS-China Tekan Bursa Saham Asia
Inilah Kebuntuan Sikap AS-China Bahas Tarif
Harga Minyak Berjangka Tertekan Sikap AS-China
Investor Emas Manfaatkan Keraguan Sikap AS-China
Bursa Saham AS di Rekor Tertinggi
Miliki US$110 M, Gates Jadi Orang Terkaya Lagi

kembali ke atas