NASIONAL

Minggu, 19 Juni 2011 | 20:55 WIB

SBY Tegaskan Sikap Pemerintah untuk Melindungi TKI

MA Hailuki
SBY Tegaskan Sikap Pemerintah untuk Melindungi TKI
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono inilah.com/Wirasatria

INILAH.COM, Jakarta - Pidato Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di markas International Labour Organion (ILO) bukan semata-mata sebuah pidato biasa, namun merupakan sikap bangsa untuk melindungi tenaga kerja.

"SBY mengajak semua negara untuk memperhatikan dan memberikan pelindungan terhadap pelaku pekerja di sektor domistik atau rumah tangga. Pekerja rumah tangga adalah pahlawan yang layak mendapatkan perhatian juga perlindungan, sebuah ajakan yang sangat mulia," tegas Sekjen Benteng Kedaulatan (BK) Danial F. Lolo, Minggu (19/6/2011).

Seperti diketahui, dalam pidatonya yang bertajuk Forging A New Global Employment Framework for Social Justice and Eguality di konferensi ILO di Jenewa Swiss dengan lantang dan berani SBY menyampaikan, buruh di Indonesia disebut sebagai palawan devisa dan sebagai pahlawan mereka di rumah.

Apa yang disampaikan SBY juga menunjukkan perhatian tinggi terhadap nasib para TKI di luar negeri. Termasuk juga para TKI yang divonis hukuman mati di luar negeri seperti Ruyati binti Sapubi, TKI yang dipancung di Arab Saudi karena membunuh majikannya.

"Dengan demikian semua negara harus memberikan perlindungan terhadap pekerja-perkerja domistik tersebut," jelasnya.

#ruyati #sby #tki #lindungi
BERITA TERKAIT
Video Bugil 'Janda Manis' Viral di Sumenep
Sebelum ke KPK, Kapolri Mutasi Irjen Firli
Nyabu, Ibu Rumah Tangga Ini Dibekuk di Sidoardjo
(Diduga Langgar Kode Etik) Propam Polri Periksa Kapolres Kampar
Asyik Mandi, 1 Warga Tertimpa Pohon Besar
Kasus Sukmawati Sulit Dilanjut, Ini Alasannya
Polri Jelaskan Larangan Anggota Pamer Kemewahan

kembali ke atas