EKONOMI

Minggu, 19 Juni 2011 | 21:09 WIB

Saham 2,2% Milik Masbaga di Newmont Bukan Asing

Tio Sukanto
Saham 2,2% Milik Masbaga di Newmont Bukan Asing
Foto : Ist

INILAH.COM, Jakarta - Pengamat pertambangan yang juga Komisaris PT Newmont Nusa Tenggara (PT NNT), Kurtubi mengungkapkan bahwa dugaan penjulan saham 2,2% dari PT Pukuafu Indah kepada PT Indonesia Masbaga Investama tidak ada kaitannya dengan kepemilikan asing.

Hal itu diakui dia karena IMI merupakan bagian daripada perusahan milik Indonesia. Itu bukan bagian darai PT NNT, iru resmi milik pemerintah Indonesia. Namun yang hanya kita tidak tahu mungkin soal sumber danannya, tukas Kurtubi kepada INILAH.COM, di Jakarta Minggu (19/6).

Selain itu, kata Kurtubi, proses penjualan saham tersebut juga sudah melalui proses yang berlaku. Jadi penjualan saham tersebut legal. Penjualan 2,2% saham tersebut legal, sebab sudah melalui RUPS perusahaan. Jadi tidak ada yang dikuatirkna karena itu penjualan saham dari Indonesia ke Indonesia, ungkap dia.

Dia menyarankan proses divestasi 7% saham jatah pemerintah pusat yang secara resmi sudah dibeli melalui Kementerian Keuangan. Kalau niatnya mau membuat kinerja Newmont menjadi lebih transparan, semestinya bukan membeli saham tersebut. Namun Menteri Keuangan harus lebih memberdayakan kantor bea cukai di NTB. Sebab, semua hasil produk Newmont sebelum dikirim ke luar negeri melalui kapal, itu harus mendapat ijin darai bea cukai terlebih dahulu. Jadi saya sarankan, Menteri Keuangan menghibahkan saja saham tersebut kepada pemerintah daerah, jelas dia.

#newmont #ptnnt #pemda ntb #imi #Indonesia Masbaga Inv
BERITA TERKAIT
DPR Dukung Ahok dan Moeldoko Berantas Mafia Migas
Tahun Ini, Industri Baja Diramal Masih Aman
Jokowi: Jiwasraya Lama Sakit, Sembuhnya Juga Lama
Menteri Teten Siap Lelang Jabatan 3 Posisi Deputi
BPJS Makin Mahal, Partainya Prabowo Tawarkan Ini
Efeknya Minim,Jangan Mudah Tergiur Investasi China
PLN Pasok 12,5 Juta VA di Jakbar dari Power Bank

kembali ke atas