EKONOMI

Senin, 20 Juni 2011 | 16:27 WIB

Menkeu: Kuota BBM Bersubsidi Sesuai Target, Tapi..

Mosi Fajarwati Retnani
Menkeu: Kuota BBM Bersubsidi Sesuai Target, Tapi..
Menteri Keuangan Agus Martowardojo inilah.com/Wirasatria

INILAH.COM, Jakarta - Menteri Keuangan Agus Martowardojo tetap yakin kuota BBM bersubsidi masih akan sesuai target APBN 2011 yaitu sebesar 38,6 juta kiloliter dengan syarat pengendalian BBM bersubsidi dilakukan tahun ini.

"Ada masukan dari DPD. Kelihatannya DPD sangat menekankan agar DPD dapat tepat sasaran dan subsidi itu dapat betul-betul meningkatkan perlindungan terhadap masyarakat yang miskin yang tertinggal," paparnya di Gedung DPD, Senin (20/6).

Namun di sisi lain, pemerintah masih belum memutuskan opsi mana yang akan diberlakukan, apakah menaikkan harga BBM bersubsidi atau membatasi penggunaannya.

Untuk itu, lanjut Agus Marto, pemerintah masih memiliki 2 opsi guna menekan subsidi BBM tersebut. Pertama, menaikkan harga BBM bersubsidi. Kedua, pembatasan penggunaan BBM bersubsidi. Rencananya, Jumat ini pemerintah akan kembali membahas rencana pengendalian BBM bersubsidi tersebut di Kementerian Perekonomian.

"Nah, pemerintah itu sekarang inikan punya 2 opsi. Dalam arti punya dua kesempatan. Yaitu, satu adalah penyesuaian harga BBM, yang kedua adalah melakukan pengaturan besarnya BBM bersubsidi. Kalau penyesuaian harga BBM, tentu masih kita rundingkan, nanti hari Jumat akan ada pembahasan dengan Menko Perekonomian," paparnya.

Ia mengakui, penggunaan BBM bersubsidi memang telah meningkat 7% per Mei lalu dibanding periode yang sama 2010. "Tentu kami mengharapkan agar pemerintah dalam hal ini BPH Migas, Menteri ESDM, Pertamina, bisa melakukan pengendalian BBM bersubsidi sehingga jumlahnya tidak melebihi 38,6 juta kilo liter yang dianggarkan. Kalau saya dengar secara informal itu bisa (capai target)," tandasnya. [cms]

#kuota BBM bersubsidi #agus marto wardojo
BERITA TERKAIT
PLTU Tanjung Jati B Jadi Tulang Punggung Jawa-Bali
Sri Mulyani Sebut Insentif Pajak Tembus Rp804 T
Menkop Apresiasi Inkoppas Gandeng BUMDes Pangan
Lindungi Baja Nasional, Bos KS Usul Regulasi Ini
Jaga Ekonomi Nasional, BI Tahan Suku Bunga 5%
Jamaah Umrah RI Naik, Al Eiman Buka 2 Hotel Baru
Bahas IEU-CEPA, RI Wajib Perjuangkan Sawit

kembali ke atas