EKONOMI

Jumat, 01 Juli 2011 | 18:04 WIB

Kemenkeu Awasi Importir Film Bermasalah

Mosi Retnani Fajarwati
Kemenkeu Awasi Importir Film Bermasalah
inilah.com/Wirasatria

INILAH.COM, Jakarta - Kementerian Keuangan meningkatkan pengawasan kepada para importir film agar pemain lama yang bermasalah tidak memakai nama baru.

Menteri Keuangan menegaskan, agar semua importir film yang masih bermasalah segera menyelesaikan semua kewajibannya. Hal ini untuk menunjang bisnisnya sendiri.

"Kalau kemarin bea masuk sudah diubah dari sistem persentase atas royalti menjadi spesifik itu merupakan dukungan dari otoritas fiskal kepada industri perfilman, tapi kalau seandainya ada perusahaan yang belum menyelesaikan pajaknya tentu kita harapkan mereka harus selesaikan kewajiban," tegas Menkeu di kantornya, Jumat (1/7).

Namun bila ternyata didapat bukti ada importir film yang bermasalah tersebut membentuk suatu perusahaan impor film dengan menggunakan nama baru untuk melancarkan bisnisnya dan melupakan semua kewajibannya terhadap negara, maka Kemenkeu akan menindak tegas.

"Tapi kalau seandainya ada anak perusahaan yang didirikan untuk itu, saya yakin bahwa nanti ada proses verifikasi untuk meyakinkan ini bukan suatu usaha yang hanya mengalihkan menjadi nama badan usaha yang lain tapi sebetulnya adalah penghindaran dari kewajiban yang lama jadi saya harapkan ditingkat teknis itu bisa dijaga. Saya nanti mau minta yang punya pegangan tentang aturan itu untuk mereview dan meyakini aturan dijalankan dengan baik, ya," tegasnya.

Hal tersebut, lanjutnya, dilakukan untuk menjaga industri pendistribusian film impor dan lokal agar bisa berjalan dengan baik.

"Saya soalnya tidak bisa merefer langsung tentang laporannya tapi kalau seandainya ada kewajiban-kewajiban yang harus dipenuhi tentu harus dipenuhi. Dari 3 itu kayaknya 1 pun sudah membayar dan dimungkinkan, jadi saya harapkan semua itu bisa berjalan dengan baik dari industri perfilman baik itu film impor maupun film dalam negeri," jelasnya. [hid]

#film asing #bea cukai #pajak film #Agus Martowardojo
BERITA TERKAIT
Ini Cara Menteri LHK Ajak Anak SD Cinta Lingkungan
Aktor Illegal Logging TN Sebangau Ditangkap
Gakkum LHK Tersangkakan Penyelundup Gading Gajah
Harga CPO Naik, HIP Biodiesel Jadi Rp7.914/Ltr
Pemerintah Siapkan RUU Bagi Peningkatan Investasi
Kepala BKP Tegaskan Dukungan Penurunan Stunting
Inilah Pemicu Kenaikan ICP November 2019

kembali ke atas