EKONOMI

Jumat, 01 Juli 2011 | 19:01 WIB

Pertagas Perpanjang Kontrak Penjualan Gas ke Pusri

Tio Sukanto
Pertagas Perpanjang Kontrak Penjualan Gas ke Pusri
inilah.com/Agus Priatna

INILAH.COM, Jakarta - PT Pupuk Sriwidjaja Palembang (Pusri Palembang) dan PT Pertagas Niaga sepakat memperpanjang kontrak jual beli gas hingga 2017.

Hal ini dibuktikan kedua perusahaan tersebut melalui penandatanganan MoU oleh kedua pihak pada hari ini di gedung Kementerian BUMN. Jumlah pasokan gas yang disalurkan sama dengan kontrak sebelumnya, yaitu 14 mmscfd. Namun, dengan adanya kontrak baru ini akan terjadi perubahan dana investasi.

"Untuk pastinya belumlah, nanti ada formula tertentulah. Yang pasti MoU ini dalam rangka kita untuk negosiasi, tukas Direktur Utama Pusri Palembang, Eko Sunarko usai penandatangan di Gedung Kementerian BUMN Jakarta, Jumat (1/7).

Eko menjelaskan, dalam penandatangan tersebut juga terjadi perubahan harga gas beli dimana harga tersebut terjadi kenaikan harga. Namun demikian kenaikan harga itu tetap akan sejalan dengan harga keekonomian. Untuk harga kami akan menuju ke keenonomian, kita belum tahu pastinya, tapi di sekitar US$5 per mmbtu. Saat ini kita beli US$3,6 per mmbtu, jadi ada kenaikan, beber dia.

Saat ini jumlah pasokan gas yang dibutuhkan Pusri Palembang adalah 225 mmscfd. Selain terpenuhi oleh hasil kerjasama dengan Pertagas dan beberapa perusahaan swasta, pasokan gas tersebut juga dipenuhi melalui kerjasama dengan PT Perusahaan Gas Negara (PGN) sebesar 85 mmscfd.

Dalam aplikasinya, pemenuhan gas sebesar 85 mmscfd tersebut rencananya akan difasilitasi melalui pembangunan pipa gas dan FSRU oleh PGN. Jalur pipa gasnya sendiri akan didapat dari Gresik, sementara FSRU rencananya akan berlokasi di Jawa dan Sumatera. [hid]

#pupuk #gas #pupuk kaltim #pasokan gas #pusri #Arifin T
BERITA TERKAIT
Demi Petani, Kemendag Pelototi Distribusi Pupuk
PGN Dorong Pemanfaatan Gas untuk Transportasi
Bukalapak Ikuti Suksesi Alphabet dan Alibaba
Mendes Akan Tinjau Ulang Keberadaan BUMDes
Sambangi Sawit Jatim, Gapki Simak Curhat Petani
Jokowi Minta Hentikan Riset yang Tumpang Tindih
Sengkarut Garuda, Rizal Pernah Lapor ke Jokowi

kembali ke atas