EKONOMI

Jumat, 01 Juli 2011 | 20:46 WIB

Ha! Pertemuan Bahas Bailout Yunani Batal?

Wahid Ma'ruf
Ha! Pertemuan Bahas Bailout Yunani Batal?
IST

INILAH.COM, Brussels - Pertemuan menteri keuangan Uni Eropa untuk membahas krisis utang Yunani pada Minggu (3/7) dibatalkan secara mendadak. Mereka membutuhkan dua bulan untuk mengkaji rencana bailout Yunani.

Rencananya mereka akan mengadakan konferensi video pada Sabtu besok untuk menandatangani angsuran pinjaman baru yang menghindari Yunani dari potensi gagal bayar. Sedangkan pembayaran angsuran pinjaman berikutnya dari bailout pertama Yunani dipastikan setelah langkah-langkah penghematan yang disetujui perlemen pekan ini.

"Ini terlalu ambisius untuk mendapat kesepakatan terhadap paket pinjaman kedua yang dilakukan pada hari Minggu besok," kata salah seorang pejabat Uni Eropa yang dikutip dari yahoofinance.com.

Beberapa faktor kunci dalam bailout baru seperti kontribusi bank dan dana investasinya masih menjadi wacana. Ini sesuai dengan pernyataan pemimpin Uni Eropa pekan lalu bahwa akan ada pinjaman bagi negara yang sedang mengatasi krisis ekonomi.

Para Menteri Keuangan Uni Eropa rencananya akan melanjutkan pertemuan berikutnya yang dijadwalkan pada 11 Juli mendatang. Namun diperkirakan sulit untuk menghadirkan semua utusan. Hal ini mengisyaratkan pembahasan soal Yunani masih sangat sensitif.

Salah seorang juru bicara PT Luksemburg, Jean Cloude Juncker mengatakan bahwa konferensi video telah dijadwalkan pada Sabtu malam besok. Namun tidak dijelaskan alasan terjadi perubahan terhadap rencana itu. Bahkan dia tidak tahu apakah akan ada pernyataan resmi soal perubahan ini.

Menteri Keuangan Uni Eropa harus menyetujui angsuran pinjaman sebesar 12 miliar euro atau US$17 miliar sebagai bailout baru untuk Yunani. Sebab tanpa dana darurat ini maka Yunani akan berpotensi terjadi default. Padahal Yunani telah mengambil keputusan di parlemen terhadap usulan penghematan anggaran, kenaikan pajak dan privatisasi pada pekan ini. Langkah ini merupakan syarat dikucurkannya bailout dari uni Eropa dan IMF.

#yunani #euro #krisis eropa #bailout yunani #imf #ecb
BERITA TERKAIT
Jelang Liburan, KAI Expo 2019 Tawarkan Promo Tiket
Vimala Hills dari APL Ikon Hunian Kawasan Puncak
(Lomba Gambar) BKP Kementan Gugah Pelajar Cintai Pangan Lokal
Mentan SYL Ajak Masyarakat Cintai Pangan Lokal
Optimalkan Lahan, Mentan Sarankan Intercropping
Pernyataan Ari Tak Akan Mundur dari Dirut Beredar
DPR Desak Jiwasraya Bayar Kewajiban ke Nasabah

kembali ke atas