NASIONAL

Senin, 04 Juli 2011 | 21:54 WIB

TKI Belia dan Buta Huruf Gagal ke Arab Saudi

Anton Hartono
TKI Belia dan Buta Huruf Gagal ke Arab Saudi
inilah.com/Wirasatria

INILAH.COM, Jakarta - Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) mendatangi Perusahaan Penyalur Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) yang dianggap bermasalah. Yakni, PT Tritama Megah Abadi di Jl Batu Ampar II, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Petugas menemukan sebanyak 37 calon TKI yang tidak layak berangkat. Pasalnya, sebagian besar dari mereka (para calon TKI) adalah buta huruf dan masih di bawah umur, sehingga identitas mereka terpaksa dipalsukan.

Semua korban atau calon TKI yang masih di bawah umur akan dipulangkan ke kampung halamannya masing-masing. Sedangkan untuk pemilik perusahaannya belum bisa kami bawa, karena sedang tidak berada di lokasi. Tapi hal ini akan segera kami laporkan ke pihak berwajib, ujar Kombes Pol Yunarlin Munir, Kasubdit Pencegahan TKI Ilegal BNP2TKI, Senin (4/7).

Sebanyak 37 orang yang berasal dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Barat dan Nusa Tenggara Barat itu rencananya akan diberangkatkan ke Arab Saudi.

Informasi mengenai keberadaan PJTKI bermasalah itu, berawal dari petugas BNP2TKI yang menggagalkan tiga calon TKI di Bandara Soekarno Hatta dengan tujuan ke Arab Saudi. Mereka terpaksa ditahan petugas karena ketahuan masih di bawah umur, tambahnya.

Menurut Yunarlin, penyalur tenaga kerja itu telah melanggar Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang trafficking dengan sanksi hukuman penjara selama lima tahun dan denda sebesar Rp 500 juta. [tjs]

#tki #hukuman mati #pancung #ruyati
BERITA TERKAIT
Lemkapi Optimistis Kasus Teror Novel Terungkap
Kapolri Sebut Gatot Eddy Layak Dimutasi ke Mabes
Politisi PDIP I Nyoman Dhamantra Segera Disidang
KPK Perpanjang Masa Penahanan Bupati Lampung Utara
Wawan Segera Pindah ke Lapas Cipinang
Pemilik Hotel Alih Saham Secara Ilegal
Wawan Siap Lakukan Pembuktian Terbalik

kembali ke atas