NASIONAL

Jumat, 15 Juli 2011 | 20:30 WIB

Sayembara Tangkap Nazaruddin Lecehkan Aparat

Sayembara Tangkap Nazaruddin Lecehkan Aparat
inilah.com/Agus Priatna

INILAH.COM, Jakarta - Pimpinan MPR RI tidak setuju dengan sayembara untuk menangkap mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin dengan hadiah Rp100 juta. Tindakan itu melecehkan aparat hukum.

"Sayembara Rp100 juta bagi yang bisa menangkap Nazaruddin itu sesungguhnya pelecehan bagi aparat penegak hukum," kata Wakil Ketua MPR RI Lukman Hakim di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (15/7/2011).

Bila sayembara itu tetap dilakukan, dan ternyata yang menangkap Nazaruddin adalah masyarakat umum, maka masalah hukum selesai dengan uang. "Saya sungguh tidak bisa membayangkan, bila Nazar benar-benar tertangkap bukan oleh aparat penegak hukum. Itu semakin meneguhkan bahwa semua urusan hanya bisa diselesaikan dengan uang," kata politisi dari PPP itu.

Sebelumnya, Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) dan Federasi NGO Indonesia menggelar sayembara hadiah Rp100 juta bagi orang yang memberikan informasi dan menangkap Nazaruddin hidup-hidup.

"Sayembara ini terbuka untuk masyarakat dimanapun. Kita bangun Republik ini, kita berantas korupsi ini," kata Presiden LIRA Jusuf Rizal, Kamis (15/7/2011). [Antara/tjs]

#nazaruddin #lira #sayembara
BERITA TERKAIT
Ratna Harap yang Terbaik di Sidang Putusan Sela
Sandi Kembali Tegaskan Akan Perjuangkan Nasib Guru
Sandi: Negara Kaya Jika Mampu Kelola Kebudayaan
PAN: Tak Perlu Banyak Kartu Cukup e-KTP
PAN Minta Pemerintah Mampu Buat Skala Prioritas
BPN: Model Pembangunan Harus Seimbang
BPN: Dana Abadi Kebudayaan tak Perlu Diadakan

ke atas