METROPOLITAN

Rabu, 20 Juli 2011 | 20:30 WIB

Demi Tiket, Pemudik Rela Menginap di Stasiun

Anton Hartono
Demi Tiket, Pemudik Rela Menginap di Stasiun
inilah.com/Wirasatria

INILAH.COM, Jakarta - Demi mendapatkan tiket mudik, Parman (39) warga Kayu Manis, Matraman, rela tidur beralaskan kardus di depan pelataran Stasiun Kereta Api Jatinegara, Jakarta Timur. Ayah dua anak itu terpaksa menginap di stasiun, karena selalu kehabisan tiket mudik lebaran.

"Kemarin saya datang ke sini sekitar jam 10.00 WIB, tapi kata petugas, tiket tujuan Purworejo untuk tanggal 28 sudah habis terjual. Makanya tadi malam saya sengaja menginap di sini. Dan Alhamdulillah sekarang sudah dapat tiket," katanya, Rabu (20/7/2011).

Layanan pemesanan tiket mudik di Stasiun KA Jatinegara dibuka mulai pukul 07.00 WIB-18.00 WIB, namun tiket selalu ludes terjual dalam waktu kurang dari dua jam. Sehingga akibatnya, calon pemudik banyak yang lebih memilih untuk menginap di stasiun demi mendapatkan tiket mudik.

Yono (39), seorang pengangkut barang di Stasiun KA Jatinegara mengatakan bahwa sudah empat hari ini banyak yang menginap di Stasiun Jatinegara. Tujuannya, tentu saja hanya ingin mendapatkan nomor urut antrian yang diberikan pihak stasiun untuk pemesanan tiket di loket stasiun.

"Sebelum pesan tiket, calon pemudik harus isi formulir antrian yang dibagikan oleh pihak stasiun mulai pukul 05.30 WIB. Kalau tidak kebagian nomor antrian, ia tidak bisa pesan tiket dan harus datang lagi besok. Makanya banyak orang yang menginap di stasiun," terangnya.

Hingga hari ini, Rabu (20/7/2011), pemesanan tiket mulai dari H-4 sampai dengan H-2 di Stasiun KA Jatinegara dinyatakan sudah ludes terjual. Sedangkan tiket untuk H-10 sampai dengan H-6 masih kosong. [mvi]

#mudik #kereta api
BERITA TERKAIT
Hari Ini Cuaca Jakarta Cerah Berawan
(Teror Ait Keras Di Jakarta Barat) Pelaku Siram Korban Dengan Soda Api, Ini Efeknya
Polisi Tangkap Pelaku Teror Air Keras Di Jakbar
Kapolda Metro: Bahaya Medsos, Orang Jadi Radikal
Lapor Jual Kendaraan Bermotor Lewat Aplikasi Ini
BPRD Tagih Pajak ke Rumah Para Penunggak
(Operasi Zebra Jaya) Polisi Amankan 800 Kendaraan Bermasalah Pajak

kembali ke atas