EKONOMI

Senin, 25 Juli 2011 | 17:42 WIB

Waduh! Audit Kemenkeu 5 Kali Disclaimer

Tio Sukanto
Waduh! Audit Kemenkeu 5 Kali Disclaimer
Anggota II BPK, Toufiqurohman Ruki inilah.com/Agus Priatna

INILAH.COM, Jakarta - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengaku tidak puas atas audit laporan keuangan kementerian keuangan yang sering terjadi disclaimer.

Demikian diungkapkan Anggota II BPK, Toufiqurohman Ruki usai membuka II, Taufiqurohman Ruki usai membuka pertemuan teknis pendirian ASEAN SAI, diJakarta Senin (25/7).

"Terus terang saya tidak puas apalagi departemen keuangan kalau wajar tanpa pengecualian. Engga bisa, Depkeu mesti wajar tanpa pengecualiaan. Apa kata dunia, kalau Departemen Keuangan juga mengelola keuangan negara tidak bener," tukas Ruki.

Namun begitu, terkait adanya laporan audit yang disclaimer tersebut BPK selalu mengkonfirmasikan kembali kepada audity untuk mereka sanggah atau pun mereka perbaiki. Perbaikan-perbaikan itu menurutnya akan dievaluasi apakah itu bener apa engga.

"Kalau ternyata bener ya kita terima tetapi, sanggahan mereka kita lampirkan dalam laporan kuangan kita, engga boleh kita hilangkan," ujar dia.

Dia menambahkan, mengelola pajak tidaklah hal mudah, kita mesti maklum bahwa ada 40 ribu lebih satuan kerja keuangan dan itu engga gampang dalam kurun waktu 8 tahun belakangan ini sejak perbaikan sistim keuangan tahun 2003 lalu.

Sementara Indonesia sudah 5 kali mengalami disclaimer sejak perbaikan sisitim keuangan 2003 lalu. "Seingat saya, Amerika saja 12 kali disclaimer," seloroh dia.

#bpk #audit apbn #dpr #k/l #disclaimer #kemenkeu #kemend
BERITA TERKAIT
BPJS Guyur Rp11 T, Jangan Ada Lagi Antrian Panjang
DPR: Audit Izin Penyalur Pekerja Outsourcing
DPR: Perkuat Peran Kades Awasi Pengiriman TKI
DPR: LSM Hambat Pembahasan RUU Perkelapasawitan
DPR: Perlindungan Nelayan Terhambat Regulasi
UU Ketenagakerjaan Belum Lindungi Ojol, DPR Miris
Songsong Industri 4.0, Jumlah BLK Harus Ditambah

kembali ke atas