PASAR MODAL

Selasa, 26 Juli 2011 | 02:42 WIB
(Willy Sanjaya)

Saham ASRI Jadi Perburuan Asing

Ahmad Munjin
Saham ASRI Jadi Perburuan Asing
Willy Sanjaya inilah.com

INILAH.COM, Jakarta Laju saham ASRI ditargetkan ke level Rp750 akhir 2011. Sebab, valuasi saham ini masih sangat murah di level 11 kali dibandingkan rata-rata industri 30 kali. Asing pun melakukan perburuan.

Pengamat pasar modal Willy Sanjaya mengatakan, potensi penguatan saham PT Alam Sutera Realty (ASRI.JK) hari ini terutama karena faktor perburuan investor asing. Tapi, apa yang dilakukan asing sangat beralasan. Sebab, secara valuasi, saham ini sangat murah dengan Price to Earnings Ratio (PER) di level 11 kali.

Bandingkan dengan rata-rata PER sektor industri properti di level 30 kali. Karena itu, dia menargetkan, potential upside-nya bisa mencapai Rp550 sebagai target akhir Juli 2011. Artinya, dalam pekan ini level tersebut bisa dicapai. Saya rekomendasikan strong buy saham ASRI dengan target akhir 2011 di level Rp750, katanya kepada INILAH.COM.

Pada perdagangan Senin (25/7), saham ASRI ditutup menguat Rp30 (7,59%) ke level Rp425 dari posisi sebelumnya Rp395. Harga intraday tertingginya mencapai Rp430 dan terendah Rp390. Volume transaksi mencapai 213,8 juta unit saham senilai Rp88,2 miliar dan frekuensi 1.691 kali. Berikut ini wawancara lengkapnya:

Setelah menguat 7,59%, bagaimana Anda memperkirakan laju saham ASRI hari ini?

Masih akan melanjutkan penguatan. Salah satunya, karena faktor perburuan investor asing. Pada last minutes di perdagangan sesi dua kemarin, saham ASRI diborong oleh investor asing. Karena itu, ASRI berpeluang besar melanjutkan penguatan hari ini. Sebab, hari ini pun asing bakal melakukan akumulasi saham ASRI dalam jumlah yang besar.

Asing berposisi net buy pada saham ASRI di perdangan kemarin. Di antaranya Merill Lynch, Credit Suisse, CSA Indonesia dan lain-lain. Semuanya telah melakukan akumulasi yang cukup besar di saham properti yang satu ini.

Akan bergerak dalam kisaran berapa?

Untuk Selasa (26/7) ini, ASRI memiliki support di level Rp415 dan Rp455 sebagai level resistance-nya. Jika level ini ditembus penguatan berikutnya ke level Rp550.

Bagaimana dengan faktor valuasi?

Apalagi, dari sisi Price to Earnings Ratio (PER) saham ASRI masih sangat murah di level 11 kali. Bandingkan dengan rata-rata PER sektor industri properti di level 30 kali. Di antaranya, PT Kawasan Industri Jababeka (KIJA.JK) di level 36 kali dan PT Sentul City (BKSL.JK) yang sudah mencapai PER 32 kali. Karena itu, saya menargetkan, potential upside-nya bisa mencapai Rp550 sebagai target akhir Juli 2011. Artinya, dalam pekan ini level tersebut bisa dicapai.

Ada faktor lain yang bisa mendukung penguatannya?

Laporan keuangan ASRI untuk kuartal kedua 2011 diprediksi akan positif luar biasa. Intinya, kenaikan ASRI saat ini mendapat dukungan dari fundamental yang secara valuasi sangat murah.

Lantas, apa rekomendasi Anda?

Saya rekomendasikan strong buy saham ASRI dengan target akhir 2011 di level Rp750. [mdr]

#Willy Sanjaya
BERITA TERKAIT
Harga Emas Turun Tunggu Kebijakan Baru Fed
Saham Boeing dan Facebook Batasi Wall Street
Tiga Komisaris SILO dan 2 Diresi Nyatakan Mundur
Wall Street Bisa Bergerak Variatif
Laba PT Mora Telematika Naik Jadi Rp601,6 M
IHSG Akhirnya Naik 0,7% ke 6.509,44
Boeing Terancam Kehilangan Andalan Bisnisnya

ke atas