PASAR MODAL

Selasa, 26 Juli 2011 | 04:00 WIB

Inilah Rekomendasi Saham Selasa (26/7)

Wahid Ma'ruf
Inilah Rekomendasi Saham Selasa (26/7)
inilah.com

INILAH.COM, Jakarta - Bursa saham Indonesia diperkirakan akan bergerak volatile cenderung melemah di kisaran 4.059-4.105.

Demikian dikatakan analis saham Panin Sekuritas, Purwoko Sartono, kemarin. "Kami melihat peluang untuk melakukan buy on weakness menjelang keluarnya data laporan keuangan emiten semester 1," katanya.

IHSG kemarin ditutup melemah didorong oleh profit taking yang terjadi pada saham bluechip. Investor global terlihat melepas portofolio mereka menyusul sentimen negatif dari penurunan rating Yunani, serta perkembangan makro ekonomi di AS. "Besok (hari ini) kami perkirakan indeks akan bergerak volatile dengan kecenderungan melemah," lanjutnya. Saham pilihan TRST, AKRA, ASRI dan INTP.

Indeks kemarin ditutup melemah 0,48% ke level 4.087,09. Volume perdagangan tercatat sebanyak 6,09 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp4,39 triliun. Asing pun menjauhi pasar dengan mencatatkan net foreign sell senilai Rp101,87 miliar.

Sementara analis AMCapital, Andre Mahardika mengungkapkan IHSG masih dalam status koreksi yang sehat. Support di 4.075,4.030 dan spekulasi resisten di 4.120. "Secara teknikal IHSG masih potensi Koreksi wajar. Secara teknikal IHSG masih tertahan di price zone 4.075 dengan range koreksi di range harga 4.030 - 4.090," jelasnya.

Dari sthocastic, IHSG telah mengkonfirmasi koreksi jangka pendek dan masih trend koreksi yang wajar. Dari MACD, IHSG masih potensi bullish jangka pendek. Dari DMI, IHSG mengkonfirmasi harga spekulasi. Dengan tekanan Beli sudah mulai menurun sedikit dibandingkan peragangan sebelumnya, ada indikasi koreksi tipis.

Andre merekomendasikan saham pilihan seperti saham BBTN yang mengkonfirmasi bullish lagi. Rekomendasi beli di 1.650 dan jual di 1.680,1.730. Dengan level support di 1.620 dan resisten di 1.730 dengan stop loss di 1.610.

"Secara teknikal Saham BBTN Masih potensi bullish karena terlihat adanya tekanan beli yang cukup besar di harga 1640 - 1650, dan alasan saya merekom buy," katanya.

Saham MYRX dengan sinyal rrading buy jangka pendek karena saham third linear. Rekomendasi beli di 210 dan jual di 225-240. Support di 210 dan resisten di 230 dan 240 sertan stop loss di 200.

Untuk saham yang masih potensi bullish seperti saham BNII yang masih berpotensi bullish lagi. Saran hold juga harga saham masih di atas 510 dengan potensi jual di 540-570. Saham JPFA masih berpotensi bullish lagi dengan saran hold juga masih di atas 5.200 dengan potensi jual di 5.400-5.800.

Saham MPPA masih berpotensi bullish dengan saran jika saham MPPA masih di atas 1.200 dengna potensi jual di harga 1.240-1/310. Rekom Buy MPPA boleh avg Up di range 1.190-1.220. Dengan spekulasi jual di 1.240-1.310.

Saham SMRA masih potensi bullish dengan saran hold jika saham SMRA masih di atas 1.220 dengan potensi jual di 1.250-1.280.

#ihsg #dana asing #foreign buy #utang as #utang eropa
BERITA TERKAIT
Pengitungan Pilpres 2019 Belum Usai, IHSG Melejit
Harga Minyak Mentah Kian Sensitif
Efek Pilpres, IHSG Bergerak Melewati 6.900..?
ConocoPhillips Jual Anak Usaha di London US$2,8 M
Wall Street Masih Andalkan Musim Laba Kuartal I
Sehari Jelang Pilpres, IHSG Makin Berotot
Proteksionisme Hambat Pertumbuhan Ekonomi Global

kembali ke atas