METROPOLITAN

Senin, 25 Juli 2011 | 21:33 WIB

Alat Pembuat KTP Elektronik Batal Datang Hari Ini

Wahyu Pradityo Purnomo
Alat Pembuat KTP Elektronik Batal Datang  Hari Ini
inilah.com

INILAH.COM, Jakarta - Sebanyak 707 alat pembuatan KTP elektronik (eKTP) yang rencananya akan didatangkan oleh pemerintah pusat ke Provinsi DKI Jakarta pada Senin (25/7/2011) ini, batal datang, dan diundur pada lusa atau Rabu (27/7/2011). Meski demikian, keterlambatan ini tak membuat rencana pembuatan e-KTP turut tertunda.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta Purba Hutapea membenarkan hal tersebut. Bahkan menurutnya, dari 707 alat yang akan disediakan tak satupun datang. "Sampai saat ini tak satu pun yang datang, karena pengiriman alat akan diundur pada Rabu lusa," ungkapnya.

Sebelumnya, Purba menjelaskan DKI Jakarta bersama 197 Kabupaten dan kota akan mengikuti gelombang pertama penerapan eKTP. Mulai 1 Agustus hingga 30 November 2011, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil DKI Jakarta akan mendata ulang sebanyak 7.498.272 pemegang kartu tanda penduduk (KTP) di 267 kelurahan di Jakarta.

Setiap pemegang KTP DKI akan dipanggil untuk memverifikasi data diri, foto, dan sidik jari secara bergilir. Alat eKTP sendiri terdiri dari seperangkat personal computer, alat penindai sidik jari, alat penindai tanda tangan, kamera dan sistem jaringan.

Penerapan e-KTP dapat mendata penduduk dengan lebih akurat, apalagi setelah sebelumnya pemerintah menerapkan nomor identitas tunggal (single identification number) secara nasional. Bila terintegrasi penuh pada 2012, tak ada lagi alias. KTP ganda akan ditolak sistem, pemilu jadi lebih bersih, pengusutan kasus kriminal dan teror juga lebih mudah," kata Purba.[iaf]

#ktp #e-ktp #dki
BERITA TERKAIT
Prakiraan Cuaca Ibukota Hari Ini
(Pembajakan Dua Mobil Tangki Pertamina) Polisi Tetapkan 10 Orang Tersangka Pembajakan
Pemilihan Cawagub DKI Jalan di Tempat
Polda Metro Bekuk 13 Pentolan Geng Tiga Serangkai
Tragis! Pedagang Pecel Lele Ini Dianiaya Pembeli
Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Materai Palsu
Jasad Bayi Terpotong Gegerkan Warga Pasarminggu

ke atas