NASIONAL

Selasa, 26 Juli 2011 | 01:08 WIB

Jelang Lebaran, Jalur KA Selatan Dicek

Jelang Lebaran, Jalur KA Selatan Dicek
inilah.com/Agus Priatna

INILAH.COM, Bandung - Jelang masa Angkutan Lebaran 2011, jajaran komisaris dan direksi PT Kereta Api bareng-bareng melakukan pengecekan lintas di jalur selatan mulai Senin (25/7/2011).

Dengan menggunakan Rail One, kereta khusus bagi petinggi operator plat merah itu, mereka menyusuri rute Bandung-Purwokerto-Kutoarjo-Yogyakarta-Solo-Madiun-Malang-Surabaya-Jember selama tiga hari.

Mereka yang melakukan inspeksi adalah Komisaris Utama yang baru, Iman Haryatna mantan Kepala Badan Pembinaan dan Keamanan (Kababinkam) Polri serta anggota dewan komisaris Yahya Ombara.

Keduanya didampingi Wakil Dirut Darmawan Daud, Direktur Teknik Judarso Widiyono, dan Direktur Personalia dan Umum, Joko Margono, serta pejabat yang bertanggung jawab atas kegiatan operasional.

Menurut Sekper Gatot Wibowo, inspeksi yang dilakukan hanya ingin lebih memastikan kesiapan pihaknya terutama atas keandalan sarana dan prasarana pada masa angkutan puncak penumpang pada Agustus-September mendatang.

"Sebelumnya, kami telah melakukan kegiatan serupa di lintas utara. Hasilnya, jalur tersebut sudah siap, dan tak ada masalah," jelasnya sesaat sebelum naik ke Rail One di Stasiun Bandung, Senin (25/7/2011).

Dia berharap jalur selatan tetap andal saat pengecekan tersebut dilakukan. Kondisi trek dari Bandung hingga Jember siap sepenuhnya guna menunjang operasional di masa padat penumpang. Demikian pula, tak kalah penting kesiapan petugas di lintas.

Jubir Daop II Bandung, Bambang S Prayitno menambahkan hasil inspeksi kemarin meminta jajarannya untuk fokus pada penanganan penumpang KA kelas ekonomi.

"Penanganan itu terutama atas kemungkinan lonjakan penumpang pada KA tersebut. Jangan sampai terjadi kapasitas angkutnya berlebih sehingga menganggu keselamatan dan kenyamanan perjalanan," tandasnya yang ikut rombongan.[iaf/suaramerdeka]

#lebaran #kereta
BERITA TERKAIT
Prabowo Belum Putuskan Temui Utusan Jokowi
Bakar Diri, Siti Dianggap Depresi
Bakar Diri, Siti Sempat Ngamuk di Warung Khozin
7 Parpol di Surabaya Minta Rekap Suara Dihentikan
Idap ODGJ, Pemudi Ini Makan Jarinya Sendiri
(Hitung Manual Versi Al-Akbar Research Centre) Prabowo-Sandi Unggul 84% di Pamekasan
BPN Sebut Luhut yang Diutus Jokowi Temui Prabowo

kembali ke atas