TEKNOLOGI

Minggu, 31 Juli 2011 | 01:08 WIB

Kebakaran di Kutub Utara

Nilam P.
Kebakaran di Kutub Utara
discovery.com

INILAH.COM, Jakarta - Kutub adalah kawasan yang dingin. Tapi jangan mengira di daerah ini tidak pernah terjadi kebakaran.

Discovery menceritakan, kebakaran di kutub utara pernah terjadi pada Juli 2007. Saat itu, kawasan tundra di Alaska melepaskan 2,3 juta ton karbon ke atmosfer, dan seketika ada kobaran api di kutub. Ini terjadi karena kawasan itu menyerap banyak karbon, dan bumi harus melepaskannya kembali.

Kebakaran pada kawasan tundra di kutub utara berbeda dengan kebakaran yang terjadi, misalnya, di hutan. Pada peristiwa ini, tidak ada material yang hangus terbakar, tapi tanah atau buminyalah yang tiba-tiba mengobarkan api.

Kobaran api itu terjadi pada daerah seluas 400 mil persegi di sungai Anatktuvuk. Kebakaran ini adalah yang terbesar selama ribuan tahun belakangan.

Michelle Mack, peneliti dari Universitas Florida, mengingatkan, Kebakaran ini dapat berdampak buruk terhadap karbon dioksida di atmosfer.

Tidak pernah ada api selama 11.000 tahun belakangan di kawasan tundra. Tapi peristiwa ini semakin sering terjadi, mungkin sebagai dampak peningkatan iklim bumi, tambah Syndonia Bret-Harte, ahli ekologi dari Universitas Alaska.

Mack juga mengatakan, jika jumlah karbon yang dilepaskan sangat besar, ini dapat meningkatkan kadar karbon dioksida di atmosfer. Dan bayangkan jika panasnya dekat dengan kawasan es, maka es kutub pun akan semakin cepat meleleh. [mor]

#kebakaran #kutub utara #tundra
BERITA TERKAIT
Aston Martin Serius Cari Investor
Kominfo: Jaringan Lancar Saat Natal dan Tahun Baru
Titik Terendah Daratan Ternyata Ada di Antartika
Seniman Ini Bikin 'Sepeda Berjalan'
Sejarah Mobil DeLorean DMC-12 yang Ikonik
OneMix 3S, Laptop Windows Mungil yang Bertenaga
Robot Kini Kuasai Beberapa Negara Bagian AS

kembali ke atas