HIBURAN

Minggu, 01 November 2009 | 21:54 WIB
(Tiga Konser Musik di Satu Kawasan)

Suguhan Aneka Rasa Musik

Babyrock
Suguhan Aneka Rasa Musik
The Ting Thing inilah.com /Agung Rajasa

INILAH.COM, Jakarta - Sepanjang Sabtu (31/10), kawasan Senayan macet total. Tiga konser musik besar, plus satu konser musik yang mengisi ajang street ball dipadati banyak orang. Tiga konser besar adalah Soulnation, Gen Fest, dan Indonesia Live. Istimewanya semuanya, dengan masing-masing menarik ribuan bahkan puluhan ribu penggemar.Penikmat musik dengan beragam aliran genrenya, boleh jadi dimanjakan dengan beragam konser di hari terakhir bulan Oktober. Yang mau menikmati lagu-lagu hip hop atau soul, bisa datang ke Soulnation. Di ajang yang digelar oleh Java Festival Productions itu terdapat artis-artis Arrested Development, The Ting Ting, Glenn Fredly, Dewi Sandra, RAN, Slank, Ras Muhammad, dll.Nah, untuk mereka yang mau menikmati lagu-lagu yang sedang marak di layar kaca, memadati ajang musik Gen Fest, yang diadakan oleh Radio Gen FM. Di sini, tampil band macam Andra & The Backbone, Kerispatih, The Titans, Vidi Aldiano, Sherina, Afgan, Pee Wee Gaskins, Alexa, Five Minutes, Vierra, hingga J-Rocks.Sedangkan Indonesia Live menampilkan beragam genre musik. Mulai reggae yang diwakili Pace Rasta dan Gangsta Rasta, dangdut, Indah dan Ridho Irama, dari jalur pop Rio Febrian dan Yovie N The Nuno, sedangkan rock -- yang mendominasi konser yang diadakan Fame Media Entertainment itu, tampil Superman Is Dead, Netral, BIP, GIGI, dan lainnya.Pada hari pertama festival bernama lengkap AXIS Jakarta International Java Soulnation Festival, Jumat (30/10), ada dua penampil utama yang paling menyedot perhatian publik Jakarta. Mereka adalah kelompok hip hop Arrested Development dan duo pengusung electrodance The Ting Thing.Sementara di panggung Avolution di luar gedung tampil Arrested Development. Grup asal Atlanta, Georgia, AS, itu terkenal di Tanah Air pada awal 1990-an dengan lagu-lagu antara lain Mr Wendal, Tennessee, dan People Everyday. "Kami memainkan life music, musik kehidupan. Ada segala unsur musik di situ, mulai dari hip hop, R&B, reggae, funk, jazz, sampai gospel," ungkap Speech, vokalis utama Arrested Development, sebelum pentas.Meski berharga tiket cukup mahal dalam kisaran ratusan ribu rupiah. Penonton memang membludak. Kebanyakan adalah penonton bermobil yang bisa dilihat dari berderet-deretnya mobil yang diparkir di area seputaran Gelora Bung Karno, tempat ajang tahunan ini digelar.Sementara, di Lapangan D, sebelah area Jakarta Convention Centre, digelar festival musik dengan beraneka genre musik, yakni Indonesia Live. Gawean yang diadakan Fame Media Entertainment dengan dukungan dari Gessa Productions itu, memang sempat sepi penonton di kala konser itu mulai digelar, yakni pada pagi hari pukul 10.00 WIB

Penonton mulai membludak ketika band The Upstairs main. Band yang dimotori oleh Jimmy Multhazam itu memang memunyai penggemar cukup banyak. "Kita memang mempunyai fans base yang lumayan banyak. Dan mereka memang menyatakan akan hadir di konser ini. Selain banyak juga fans yang membaca di media, bahwa kita main, mereka pun hadir," ungkap Jimmy.Dalam konser itu, bersama-sama temannya di The Upstairs, Jimmy yang berdarah Minang itu membawakan lagi tradisional Kampuang Nan Jauh di Mato tentu dengan aransemen khas the Upstairs.Penonton makin banyak ketika Superman Is Dead naik ke atas panggung. Jumlah mendekati angka 10 ribu tercapai. Dan terus merangkak naik hingga konser berlangsung pada malam harinya. "Sampai pukul 9 malam, tercatat lebih dari 17 ribu penonton yang datang," ungkap Darma dari pihak penyelenggara.Sementara di Plaza Selatan Gelora Bung Karno digelar acara Genfest 2009 yang diselenggarakan Radio Gen FM. Penonton pun jumlahnya cukup banyak. Maklum, band-band yang tampil memang sedang berada di puncak popularitas. Dua konser yakni Indonesia Live dan Gen Fest sendiri memang murni menampilkan musisi dan kelompok musik dalam negeri. Toh, tetap mendapatkan sambutan hangat dari publik musik di Indonesia. Terbukti dengan membludaknya jumlah penonton di dua konser ini. "Sebenarnya ini membuktikan bahwa musik Indonesia sudah bisa menjadi tuan rumah di negerinya sendiri," kata pengamat musik Fajar Budiman.Namun memang tanpa promosi yang segencar Soulnation, ya penonton Gen Musik dan Indonesia Live memang tetap mampu mendatangkan banyak penonton. Beberapa band Indonesia memang sangat menyadari pentingnya fan base atau kekuatan penggemar. Beberapa memang menyebarkan informasi bahwa mereka akan main melalui situs jejaring sosial yang menghimpun para penggemar mereka.Terbukti, ketika band BIP yang sudah vakum manggung selama 9 bulan, tetap disambut histeri puluhan ribu penonton ketika tampil di atas panggung Indonesia Live. Nah, jualan beragam genre musik memang mampu menyedot jumlah penonton yang banyak. Ini boleh jadi menunjukkan perkembangan musik Indonesia yang kini boleh dibilang tidak sedang berkiblat pada satu genre tertentu. Semua yang disuguhkan bisa diterima oleh publik musik di Indonesia. [mor]

BERITA TERKAIT
Rindu Terhebat Tandai Karier Solo Mike D'Bagindas
Tentang Kami, Mia & Kiel Bicara Cinta Kepada Tuhan
Baru Dibuka, Tiket Gala Premier Dilan 1990 Ludes
Miss World 2018 Hadiri Penobatan Miss Indonesia
Miss World 2018 Vanessa Puji Keramahan Indonesia
Dj Crissoo Cari Vokalis "Kembaran" Raisa
Vanessa Lepas "Berpisah" Demi Dilan dan Milea

ke atas