METROPOLITAN

Selasa, 02 Agustus 2011 | 14:39 WIB

Prostitusi di Lumajang Membaur dengan Pemukiman

Prostitusi di Lumajang Membaur dengan Pemukiman
beritajatim.com

INILAH.COM, Lumajang - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpo PP) Pemkab Lumajang akan terus melakukan pemantauan pada sejumlah tempat yang dijadikan prostitusi selama bulan Ramadan. Pasalnya, prostitusi yang ada di Lumajang berbaur dengan pemukiman penduduk sekitarnya.

"Kami akan melakukan pendekatan persuasif, yakni pak Kampung, RT/RW setempat agar PSK tidak beroperasi selama bulan puasa," kata Kasatpol PP Lumajang, Rasmin ditemui di kantornya, Selasa (02/08/2011).

Menurut dia, sulitnya melakukan penertiban pada tempat atau rumah dijadikan ajang mesum oleh PSK, dikarenakan mereka tidak seperti melakukan prostitusi.

Namun, demikian warga sekitar juga ada yang melaporkan, karena penghuninya wanita semua dan kerap didatangi lelaki hidung belang baik siang dan malam.

"Rata-rata tempat yang dijadikan untuk jualan, yakni di kawasan pedesaan yang sepi penduduknya," ungkapnya.

Satpol PP akan terus melakukan penertiban dan operasi setiap saat bila ada PSK yang tetap berjualan selama bulan puasa. Mereka dinilai tidak menghormati dan menghargai umat muslim yang beribadah di bulan suci Ramadan.

"Nanti bersama polisi, kita melakukan operasi," ujarnya.

Satpol PP juga melakukan pengawasan di sejumlah taman kota agar tidak dijadikan tempat mesum kalangan muda-mudi, seperti alun-alun kota, Taman Kota dan jalan embong kembar "Gubernur Suryo".

"Kalau hotel, kami bersama polisi juga, kayak tadi malam ada pasangan selingkuh yang tertangkap tangan nginap di hotel," katanya. [beritajatim.com]

#psk
BERITA TERKAIT
Pemprov DKI Bebaskan Pajak BBNKB
Usai Terima Surat dari Anies, DPRD Lakukan Ini
Anies Canangkan Pembangunan Halte TransJ-MRT Asean
PKS Minta KPK Ikut Awasi Pemilihan Wagub DKI
PKS Minta Anies Segera Proses 2 Cawagub
Polisi Bongkar Bisnis Prostitusi Anak di Jakut
Kasus Narkoba Ibra, Polisi Panggil 2 Artis

kembali ke atas