PASAR MODAL

Rabu, 10 Agustus 2011 | 19:40 WIB

PermataBank Incar 2 Perusahaan Invoice Financing

Sandiyu Nuryono
PermataBank Incar 2 Perusahaan  Invoice Financing
Kontan.co.id

INILAH.COM, Jakarta - Setelah meluncurkan program baru berupa invoice financing dengan menggandeng satu perusahaan di bawah grup Astra, PT Bank Permata Tbk mengincar 1-2 perusahaan lainnya untuk diajak kerjasama.

Program baru invoice financing Permata Bank diharapkan tidak hanya melayani satu klienya saja, yaitu anak perusahaan Astra bernama PT United Tractors Pandu Engineering (UTPE). "Kan ini sebenarnya dasarnya invoice financing. Bisa saja nanti kita menemukan kebutuhan-kebutuhan yang lainnya. Nanti ini tinggal di-copy aja dan kita pasri akan mencari nasabah yang lebih besar lagi," ujar Direktur Retail Banking PermataBank, Lauren Sulistiawati di Jakarta, Rabu (10/8).

Ditambahkannya, program invoice financing tersebut dapat diterpakan untuk nasabah perusahaan lainnya. "Sementara ini mungkin karena ini program baru. Tahun ini kita akan fokus dulu di UTPE. Mungin kita akan tambah 1-2 company besar lagi yang bisa kita ajak ber-partner untuk menjual program ini sampai kahir tahun 2011," ucapnya.

Menurut Lauren, potensi invoice financing di Indonesia masih sangat besar. "Untuk UTPE-nya sendiri turnovenrya sekitar Rp3 triliun. Satu UTPE saja sudah Rp3 triliunan. Mudah-mudahan dalam tahun ini kita bisa signing lagi dengan perusahaan-perusahaan lain lagi di luar (Grup) Astra," pungkasnya. [hid]

#bank permata #bnli #obligasi #subdebt #kredit #laba be
BERITA TERKAIT
Gilang Seto Lepas Jabatan Direktur di GOLD
Bursa Asia Mainkan Isu Perang Tarif di Area Hijau
IHSG Kurangi Kerugian ke 6.122,62
PT Citra Putra Realty Dirikan Usaha Baru
China Kian Berburu Aset NonDolar AS
PT Golden Energy Catat Laba Turun Jadi US$46 Juta
Bursa Saham Asia Bergerak Variatif

kembali ke atas