EKONOMI

Rabu, 10 Agustus 2011 | 20:57 WIB
(Sensus Pajak Nasional)

Terlalu Sibuk, Ditjen Pajak Rekrut 3.000 Honorer

Mosi Retnani Fajarwati
Terlalu Sibuk, Ditjen Pajak Rekrut 3.000 Honorer
inilah.com/Agus Priatna

INILAH.COM, Jakarta - Ditjen Pajak bakal merekrut 3.000 pekerja honorer untuk membantu sensus pajak nasional yang akan digelar akhir September nanti. Perekrutan ini dilakukan agar tidak mengganggu kinerja pegawai Pajak.

"Kita akan melakukan rekrutmen khusus untuk sensus pajak. Karena kalau pegawai pajak yang melakukan mereka sudah sangat sibuk dengan wajib pajak yang ada. Akan ada 3.000 orang tenaga honorer yang direkrut dari seluruh kantor wilayah pajak," ujar Dirjen Pajak, Fuad Rahmany dalam acara buka puasa bersama di Jakarta, Rabu (10/8).

Ia melanjutkan, para pegawai honorer ini nantinya akan dibekali keterampilan dan latihan untuk melakukan sensus pajak. "Kita mau mendatangi pengusaha-pengusaha di tempat usaha seperti toko-toko di mal. Itukan banyak yang belum bayar pajak," ungkapnya.

Ditjen Pajak bakal menggandeng Badan Pusat Statistik (BPS) dalam pelaksanaan sensus ini. Rencananya, sensus akan dilakukan pada akhir September 2011 dan akan dilakukan hingga 2 tahun ke depan. BPS dalam hal ini berfungsi untuk memberikan konseling.

"Saya sudah bertemu Pak Rusman (Kepala BPS) dan beliau membantu memberikan pemikiran dan masukkan. Kami tidak bisa meminta bantuan mereka karena mereka kan juga banyak tugas melakukan pendataan dan sensus," tuturnya.

Ia menjelaskan, adanya sensus pajak ini bukan serta merta memaksa para wajib pajak untuk memenuhi kewajibannya. Namun lebih kepada langkah awal memperhitungkan potensi penerimaan pajak terutama dari wajib pajak badan usaha.

"Kita tidak mau memaksa meskipun pajak itu bisa memaksa. Kita mengimbau dulu, kalau belum juga membayar maka akan kita ingatkan, dan nanti ada tingkatan penagihannya," jelasnya. [hid]

#pajak #wajib pajak badan #spt #npwp #Fuad Rahmany
BERITA TERKAIT
Banjir, PLN Padamkan 15 Gardu Distribusi di DKI
Semua Desa di Aceh Sudah Tersambung Listrik
Jalan Bawah Tanah Bandara Yogyakarta Diuji Coba
Salah-Gunakan Visa Bisnis, Usir Jurnalis Mongabay
Jokowi Buka Runway III Bandara Soetta Karya PTPP
Di Davos, Luhut Kampanye Sawit RI Berkelanjutan
Apindo Optimis Omnibus Law Kerek Ekonomi Jokowi

kembali ke atas